Satu unit mobil jenis Mitsubishi Pajero Sport berwarna putih dengan nopol BK 999, diamuk puluhan masyarakat yang berada di Jalan Cut Nyak Dien, Kecamatan Binjai Timur, Jumat (3/2) malam, sekira pukul 20.00 Wib.
Mobil tersebut disebut sebut warga adalah milik seorang rentenir (lintah darat) yang merupakan warga Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat.
Menurut informasi yang berhasil dirangkum, kemarahan warga bermula ketika istri salah seorang warga yang bernama Suherman (40), diculik sekelompok pemuda, yakni orang suruhan dari rentenir.
Penculikan dan penyanderaan terhadap Vika (37) istri dari Suherman ini dikarenakan yang bersangkutan tidak dapat membayar hutangnya kepada sang rentenir itu.
Warga sekitar juga menuturkan, Vika yang merupakan istri dari Suherman adalah seorang ketua kelompok untuk meminjam uang dari rentenir.
"Dia (Vika-red) dipercaya sebagai ketua kelompoknya dan ada 62 orang anggotanya. Mereka semua meminjam uang kepada si lintah darat itu," ungkap warga sekitar yang tidak ingin namanya disebutkan dengan nada kesal.
Diduga karena cicilan hutang macet, sang rentenir selalu mengutus orang suruhannya untuk menagih. Namun saat menagih hutang, warga selalu mendapat intimidasi dan ancaman dari orang suruhan yang berjumlah lebih dari 5 orang tersebut.
"Kalau gak sanggup bayar, kami selalu diancam. Sampai sampai ancaman mereka mau membunuh kami. Tidak hanya itu, mereka juga tidak segan segan menculik anggota keluarga kalau tidak sanggup membayar hutang," kata warga lainnya.
Sebagai ketua kelompok, Vika pun terpaksa harus bertanggungjawab. Namun dikarenakan tidak sanggup membayar, akhirnya Vika diculik dan dibawa ke rumah rentenir di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat.
Tidak tinggal diam, Suherman yang mengetahui istrinya diculik oleh orang suruhan rentenir, segera melaporkan penculikan tesebut ke Polres Binjai.
Kanit Reskrim Polres Binjai Iptu Hotdiatur Purba, ketika dikonfirmasi mengaku sudah menerima laporan dari korban. Pihaknya juga sudah melakukan cek TKP penculikan di kediaman Suherman.
"Kita sedang melakukan penyelidikan atas laporan korban. Yang mana saksi saksi juga sudah dimintai keterangan," tegas Hotdiatur.
Sementara itu, pihak rentenir mengetahui kalau Suherman sudah membuat laporan ke Polres Binjai, mereka pun menyuruh Vika untuk menelpon suaminya agar menjenguknya ke rumah si rentenir.
Sesampainya disana, kedua belah pihak bersepakat untuk berdamai. Didampingi orang suruhan rentenir, Suherman bersama istrinya pun kembali ke rumahnya di Jalan Cut Nyak Dien.
Namun kedatangan mereka bersama anggota rentenir diketahui warga. Warga yang sudah geram atas perlakuan rentenir itu langsung berkerumun di kediaman Suherman. Kemarahan warga pun di lampiaskan dengan melakukan pengrusakan kendaraan orang suruhan rentenir.
Melihat ratusan warga mengamuk, anggota rentenir yang berjumlah lebih dari 5 orang itupun akhirnya diamankan ke rumah Kepling setempat.
"Tiba-tiba aja warga mengamuk, mereka langsung berteriak teriak tangkap rentenir," kata warga.
Hingga sekira pukul 22.00 Wib, ratusan warga masih tampak berkumpul di rumah Suherman. Sedangkan anggota rentenir dan kendaraan yang dirusak sudah diamankan di Polres Binjai. Di lokasi, terlihat personil dari Polsek Binjai Timur juga melakukan pengamanan.