Kamis, 21 Mei 2026

Memanas, Polres Binjai digeruduk massa, buntut dari pembacokan terhadap Mesti Bangun

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Kamis, 12 Jan 2023 21:42
Mobil Brio merah yang dipermasalahkan masyarakat Beguldah
Istimewa

Mobil Brio merah yang dipermasalahkan masyarakat Beguldah

Pasca menggelar aksi unjukrasa di Pemko Binjai menuntut Galian C Ilegal milik Acong ditutup, seorang warga Beguldah yang bernama Mesti Bangun (52) dianiaya sekelompok pemuda, Kamis (12/01) sekira 07.00 Wib.

Korban diketahui mengalami luka bacok di bagian kepala dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Djoelham Binjai.

Informasi diperoleh, terjadinya pembacokan saat korban bermaksud mengantarkan anaknya RK (12) pergi Sekolah dengan mengendarai Sepeda Motor. 


Mendengar makian tersebut, lantas korban menghentikan kendaraannya. Korban langsung dianiaya pelaku berinisial AG (40) dengan menggunakan skop semen. 
Akibat dari penganiayaan itu, korban mengalami luka robek di bagian kepalanya dan telinga korban putus akibat terkena hantaman benda tajam. 
Mesti Bangun, korban pembacokan
Kejadian penganiayaan ini terjadi di Jalan Samanhudi, Kelurahan Bahkti Karya, Kecamatan Binjai selatan. 

Selanjutnya, korban dengan bersimbah darah langsung dibawa oleh warga setempat ke RSUD Dr Djoelham Binjai, guna mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, pelaku langsung melarikan diri usai menganiaya korban. 

produk kecantikan untuk pria wanita
Akhirnya, dengan didampingi puluhan masyarakat Beguldah, Tenteng Br Sitepu yang merupakan istri korban langsung membuat laporan ke Polres Binjai. 

Pihak keluarga berharap agar Polres Binjai dapat menangkap pelaku penganiayaan terhadap suaminya. 

Usai membuat laporan, keributan sempat terjadi di Polres Binjai, sekira pukul 19.00 Wib. Dimana puluhan masyarakat Beguldah tiba tiba melihat senjata tajam di dalam sebuah mobil yang ditumpangi seorang pria berinisial D, yang disebut-sebut warga Beguldah sebagai seorang mafia tanah. 

Mobil Brio berwarna merah tersebut tampak terparkir di halaman Polres Binjai. Spontan puluhan warga Beguldah berteriak teriak sembari meminta tolong kepada Polisi agar mengamankan kendaraan yang membawa senjata tajam tersebut.  
iklan peninggi badan

Melihat reaksi dari puluhan masyarakat Beguldah, pria yang dimaksud langsung pergi meninggalkan Polres Binjai dengan dijemput kendaraan/mobil lainnya.

Pun begitu, Warga Beguldah mencoba menghadang mobil yang dikendarai. Namun upaya itu dihalangi dari pihak Kepolisian Polres Binjai. 

Hal itu membuat kemarahan puluhan masyarakat Beguldah. Mereka beranggapan pihak Kepolisian Polres Binjai berpihak kepada pria yang disebut-sebut sebagai mafia tanah. 

Situasi pun meluai ricuh, masyarakat meneriaki Polisi. "Polisi apa kalian, mau kalian terjadi Binjai berdarah lagi. Kalian Polisi Republik Indonesia. Kalian bukan Polisi Dejon, " teriak warga yang juga menyebut Polisi Polres Binjai sama seperti Sambo.

Guna meredam kemarahan masyarakat Beguldah, anggota Sat Reskrim Polres Binjai langsung mengamankan satu buah senjata tajam dari mobil Brio berwarna merah. 

Belum ada keterangan resmi dari Pihak Kepolisian Polres Binjai. Kasi Humas Polres Binjai Iptu Junaidi, ketika dikonfirmasi Kamis (11/1) malam, belum bisa memberikan jawaban. Bahkan, puluhan masyarakat Beguldah masih terlihat bertahan di Polres Binjai untuk menuntut keadilan. 

Pantauan awak media, hingga malam ini pukul 20:30 Wib, puluhan masyarakat Beguldah masih menduduki halaman Polres Binjai guna menunggu jawaban pasti tindakan apa yang dilakukan usai ada peristiwa tersebut. 

"Kami rencana nginap disini, dan kami perlu pernyataan Polres Binjai untuk menahan pelaku pembacokan dan mafia tanah itu karena jelas anak saya yang diantar melihat siapa pelaku pembacokan terhadap orangtuanya," ungkap Istri korban sembari mengatakan akan tetap menduduki Polres Binjai jika tidak ada kepastian hukum terhadap pelaku yang kini membuat mereka sebagai warga Beguldah merasa terancam.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later