Jumat, 23 Okt 2020 01:16
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Kapolri: Sikat semua pihak yang terlibat dalam kasus buronan kelas kakap Djoko Tjandra

Kapolri: Sikat semua pihak yang terlibat dalam kasus buronan kelas kakap Djoko Tjandra

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Tuan Laen
Sabtu, 17 Okt 2020 11:47
Istimewa
Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz
Belum lama ini, negara kita tercinta Indonesia, telah menunjukkan suatu keberhasilan dalam penegakkan hukum. Hal ini dilakukan oleh jajaran Kepolisian, melalui unit Bareskrim Polri atas perintah Kapolri sesuai persetujuan Presiden RI.

Bareskrim Polri menuntaskan kasus suap terkait penghapusan red notice Djoko Tjandra. Kasus tersebut ternyata ada dua pihak internal Polri yang memberikan kemudahan bagi Djoko Tjandra ini, dua jenderal polisi yang terlibat kemudian dijadikan tersangka oleh Bareskrim.

Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan, bahwa penuntasan kasus ini merupakan komitmen Polri untuk berbenah dan membersihkan Internal Polri masa depan, sehingga penuntasan kasus Djoko Tjandra merupakan bentuk komitmen kami dalam penegakan hukum, sekaligus upaya pembersihan di tubuh Polri. "Kami transparan tidak pandang bulu, semua yang terlibat kami sikat," ujar Sang Jendral bintang 4.

Berkaitan dengan itu pula, kata mantan Kapolda Metro Jaya ini menegaskan, bahwa siapa saja yang terlibat dalam kasus Djoko Tjandra (DT), baik itu jenderal atau perwira lainnya, tentu semua akan ditindak secara tegas sesuai Undang - Undang yang berlaku, artinya Polri tidak akan memberi ruang bagi siapapun yang terlibat.


Pada pelimpahan tahap II ini, unit Bareskrim Polri dari anggota penyidik sudah menyerahkan tersangka Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo, Irjen Napoleon Bonaparte, dan Tommy Sumardi ke tingkat kejaksaan. Dengan demikian, mereka tentunya akan segera memasuki proses meja hijau atau persidangan sesuai hukum yang berlaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasus tentang suap red notice sendiri merupakan pengembangan dari kasus dugaan pemalsuan surat jalan Djoko Tjandra. Mengenai kasus ini pula, pihak Polri secara khusus Bareskrim telah menetapkan Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo dan Anita Kolopaking sebagai tersangka utama.

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo sempat mengatakan bahwa pihaknya berupaya untuk mengusut tuntas bilamana didalam tubuh Polri memang ada oknum yang diduga terlibat dalam penerbitan surat jalan dari buronan kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Sugiarto Tjandra.

Jendral bintang 3 ini yang akrab dipanggil Listyo menekankan, bahwa siapa saja nantinya yang terlibat tidak akan segan-segan diberikan hukuman yang tegas, disamping itu juga seluruh jajaran reserse yang tidak mendukung program ini dipersilakan untuk mengundurkan diri.

"Kami sedang berbenah untuk bisa memberikan pelayanan yang lebih profesional dalam membentuk penegak hukum yang bersih, dan dipercaya oleh masyarakat, bangsa serta Negara. Komitmen itu bagi anggota yang tidak bisa mengikuti silakan untuk mundur dari Bareskrim," kata Listyo, Sabtu (17/10/2020).


Komjen Listyo pun membuktikan komitmennya untuk tak pandang bulu mengusut semua yang terlibat meskipun itu kawan satu angkatannya. Dalam hal ini seperti Prasetijo Utomo merupakan lulusan Akpol 1991 yang merupakan satu angkatan bersama Listyo.

Tidak hanya berhenti di situ saja, pengembangan dari kasus surat jalan palsu itu menjadi pintu masuk Polri melakukan pendalaman terkait dengan adanya dugaan suap di balik penghapusan red notice ke Djoko Tjandra.

Terkait kasus suap penghapusan red notice ini Polri menetapkan Irjen Napoleon Bonaparte, Brigjen Prasetijo Utomo sebagai terduga penerima suap. Lalu muncul kemudian Tommy Sumardi serta Djoko Tjandra selaku pemberi suap kepada beliau berdua (NB dan PU). Bersama ini pula Irjen Napoleon sempat melakukan perlawanan dengan mengajukan gugatan Praperadilan. Namun, hal itu kandas setelah gugatannya ditolak seluruhnya oleh Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Bareskrim Polri pun telah melakukan penahanan terhadap Napoleon dan Tommy Sumardi. Hal itu dilakukan guna keperluan proses pelimpahan tahap ke II. Hingga sampai hari ini dua perkara tersebut yang sempat menjadi sorotan publik telah memasuki proses pembuktian di meja hijau.

Sesuai dengan perintah dan petunjuk Kapolri, maka dengan ini Polri berupaya menyelesaikan seluruh pemberkasan yang diperlukan oleh kejaksaan, sehingga secara transparan dan profesional Polri kedepan mampu dan bersikap tegas dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai alat penegak hukum di Indonesia.
Editor: Budi

T#g:KapolriPolri
Berita Terkait
  • Selasa, 20 Okt 2020 20:40

    Kapuspen TNI: Sinergitas TNI-Polri Tidak Perlu Diragukan Lagi

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan tetap solid dan siap bahu-membahu bekerjasama dalam menciptakan suasana kondusif. Sinergitas TNI-Polri sudah tida

  • Jumat, 02 Okt 2020 17:12

    Kapolri Apresiasi Kinerja Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut

    Kapolri Jenderal Idham Aziz memberi pujian kepada Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara Kombes Pol Robert Da Costa atas keberhasilannya mengungkap dan menangkap bandar narkoba kelas kakap. Puj

  • Senin, 28 Sep 2020 17:38

    Penutupan Pendidikan dan Pelantikan Perwira SIP Angkatan Ke-49 TA 2020 Masuk Rekor MURI

    Upacara penutupan pendidikan, pelantikan dan pengambilan Sumpah Perwira bagi lulusan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke 49 tahun 2020 dilaksanakan terpusat di Lapangan Soetadi Ronodipuro Setuk

  • Sabtu, 26 Sep 2020 20:36

    Polsek Medan Baru Pasang Baliho Maklumat Kapolri Terkait Pilkada 2020 Di Tengah Pandemi

    Personil Polsek Medan Baru melakukan pemasangan Baliho Maklumat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) tentang "Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020", S

  • Jumat, 11 Sep 2020 21:11

    Cegah Penyebaran Covid-19 di Wilayah Sulawesi Tengah, TNI-Polri Gelar Bakti Sosial Peduli Covid-19

    Guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Sulawesi Tengah, TNI-Polri gelar Bakti Sosial Peduli Covid-19 bersama komponen masyarakat yang melibatkan Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkam

  • Jumat, 11 Sep 2020 17:51

    Lima Hari Diskusi, Gagasan Integrasi TNI-Polri Kawal Pembangunan Nasional Telah Siap

    Setelah lima hari (7-11 September 2020) melaksanakan diskusi tersebar, gagasan integrasi TNI-Polri bersama komponen bangsa dalam mengawal pembangunan nasional menuju Indonesia Maju telah siap yang dit

  • Kamis, 10 Sep 2020 13:40

    Polres Tebing Tinggi Bagikan 23 Ribu Masker Gratis

    Polres Tebingtinggi bersama Pemko dan Koramil 13, membagikan 23 ribu masker kepada warga pengguna jalan, Kamis (10/9/2020), di 10 titik fasilitas umum di Kota Tebingtinggi.Kegiatan diawali dengan Apel

  • Senin, 07 Sep 2020 16:37

    TNI-Polri Konsepkan Pengawalan Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Maju

    Selama lima hari kedepan (7-11 September 2020), TNI-Polri konsepkan pengawalan pembangunan nasional menuju Indonesia maju dalam rangkaian Program Kegiatan Bersama Kejuangan (PKB Juang) Tahun 2020 yang

  • Sabtu, 05 Sep 2020 13:05

    Sinergitas TNI - Polri Sub Kogartap 0508/Depok Laksanakan Patroli Bersama

    Sinergitas TNI dan Polri terus ditunjukkan oleh instansi penopang keamanan negara di wilayah Kogartap I/Jakarta. Kegiatan sinergitas antara kedua instansi tersebut diwujudkan dengan melaksanakan Patro

  • Selasa, 01 Sep 2020 23:31

    Kapolres Sergai Ikuti Upacara HUT Polwan Ke 72 Secara Virtual

    Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang menghadiri upacara peringatan hari jadi polisi wanita (Polwan) Republik Indonesia ke 72 tahun 2020, secara virtual bertempat di Ruang TMC Polres Serdang

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak