
Kejadian ini sempat membuah lalu lintas di depan toko macet parah akibat berjubelnya masyarakat berkerumun untuk mengetahui kejadian ini.
Perhatian masyarakat berawal dari teriakan histeris pemilik toko, Kairi alias Acai, 47 tahun, sambil berlari keluar dari tokonya dan meminta tolong.
Kapolres Belawan AKBP Yemi Mandagi, SIK dalam keterangannya pada UTAMANEWS, pascakejadian mengatakan bahwa tersangka, berinisial KAD, warga Pasar 7 Kel. Martubung Kec. Medan Deli, awalnya berniat akan melakukan pencurian di toko tersebut.
"Setelah toko ditutup, dengan cara bersembunyi terlebih dahulu sampai pemilik meninggalkan dan mengunci pintu toko, tersangka berusaha bersembunyi di kamar mandi lantai 3 toko tersebut, namun nya pemilik toko mengetahui hal itu dan mendatangi pelaku di kamar mandi," tutur Kapolres AKBP Yemi Mandagi, melalui pesan elektronik.

"Saat itu lah pelaku mengacungkan benda mirip senjata api, dan sebilah pisau di pinggangnya. Melihat hal tersebut, korban menutup pintu kamar mandi dan lari ke lantai satu untuk minta pertolongan masyarakat," tambahnya.
Ditambahkannya, setelah mendapat laporan, polisi langsung naik ke lantai tiga untuk melakukan penangkapan.
"Tanpa perlawanan, pelaku bisa ditangkap," jelasnya.
Kapolres juga menyatakan bahwa pelaku kini sudah diamankan di Mako Polsek Labuhan untuk diproses hukum. "Pelaku sudah jadi tersangka kasus 335 ayat 1 KUHP," pungkasnya.
Sebelumnya, tindakannya bocah ini sempat membuat heboh di media sosial setelah diposting netizen, yang menyebutkan, "Sedang terjadi perampokan & penyanderaan di sebuah toko/grosir di jln rawe martubung (simp komp yuka). Menurut info warga, pelaku berjumlah 4 org dgn membawa senjara api. Saat ini masih berlangsung negosiasi yg a lot antara aparat kepolisian dgn pelaku. Situasi jln di sekitar TKP macet parah."