Naas dialami oleh Heri Bastanta (31) warga Dusun IV Bukit Pelita, Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat. Pria yang bekerja sebagai buruh dodos Sawit ini meregang nyawa usai dihabisi temannya sendiri.
Jasadnya ditemukan dalam semak semak di Blok 4 areal perkebunan sawit SBI Dusun VIII Sisira, Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.
"Benar, ada pembunuhan yang terjadi. Pelaku sudah kita amankan dan merupakan rekan korban sendiri bernama M Iskandar Ridho alias Wakwau. Pelaku kita amankan pada Sabtu, tanggal 1 April 2023," kata Kasi Humas Polres Langkat AKP Joko Sumpeno, Senin (2/4).
Kejadian tersebut menurut AKP Joko Sumpeno, berawal pada hari Kamis (30/3) sekira pukul 09.00 Wib lalu. Sebab berdasarkan keterangan dari pelaku, mereka berdua (korban & pelaku) mencari berondolan di areal perkebunan sawit SBI Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.
"Bahkan pagi sebelum kejadian, keduanya berboncengan mengendarai sepeda motor ke lokasi. Mereka disana sama sama mencari buah sawit berondolan dan memasukan kedalam karung mereka masing masing," terang Joko.
Tidak lama kemudian, pelaku dan korban berpisah untuk mencari buah sawit. Pelaku ke arah kiri, tepatnya kearah Areal blok 13, sedangkan korban ke kanan, yaitu ke arah Areal blok 8 perkebunan SBI.
"Mereka akhirnya kembali bertemu dan keduanya sempat duduk di Areal Blok 4 atau lokasi kejadian," tegas Kasi Humas Polres Langkat.
Di lokasi kejadian, lanjut AKP Joko Sumpeno, pelaku dan korban bahkan sempat berbincang bincang. Hingga akhirnya pelaku mengajak korban untuk pulang dikarenakan ada pekerjaan lain. Sayangnya, korban enggan diajak pulang dengan alasan ingin duduk beberapa waktu lagi guna menghilangkan lelah.
"Disinilah sempat terjadi cekcok mulut dan berujung perkelahian. Korban sempat memukul leher pelaku. Lantas dilawan dengan mendorong korban sampai terjatuh," paparnya.
Tidak sampai disitu, ungkap Joko Sumpeno, melihat korban terjatuh, pelaku langsung mengambil batang pelepah sawit dan langsung memukulkannya pada bagian leher belakang korban sebanyak satu kali. Pelaku selanjutnya kembali mencari kayu keras di semak semak dan lagi lagi dipukulkan dibagian leher korban hingga akhirnya tidak sadarkan diri.
Puas memukuli, pelaku kemudian membawa korban sejauh 7 meter dari lokasi kejadian dan selanjutnya korban diletakkan dengan posisi terlentang di semak semak. Diduga karena aksinya takut diketahui oleh orang lain, pelaku akhirnya melemparkan kayu dan batang pelepah sawit ke semak semak guna mebghilangkan jejak.
"Pelaku pergi begitu saja meninggalkan korban disana. Hingga akhirnya warga sekitar menemukan jenazah korban dan melaporkan ke pihak kepolisian," sebut Joko.
Pasca jenazah korban ditemukan, Petugas kepolisian langsung melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan saksi saksi. Akhirnya berdasarkan keterangan para saksi, diketahui jika korban dan pelaku sebelumnya berada di lokasi bersama sama untuk mencari sawit.
"Pelaku kita amankan tanpa melakukan perlawanan. Kita juga sempat membawa pelaku kembali ke lokasi guna mencari barang bukti. Dia (pelaku) juga mengakui perbuatannya menghabisi korban karena kesal," demikian ungkap Kasi Humas Polres Langkat.