Jumat, 01 Mei 2026

DKP Lakukan Koordinasi Terkait Dugaan Maraknya Pukat Trawl di Perairan Sergai

Sergai (utamanews.com)
Oleh: Boby Rabu, 18 Jan 2023 18:38
Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Sergai
 Istimewa

Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Sergai

Terkait dugaan maraknya Pukat Trawl yang masuk di perairan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sergai sudah melakukan Koordinasi pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Koordinasi tersebut dilakukan terkait informasi dari masyarakat dan pemberitaan dari beberapa media tentang adanya dugaan Pukat Trawl yang beroperasi di perairan laut Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Sergai. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikan Sergai DR.Claudia Evinta Siregar, SKM. M.Kes melalui Kabid Perikanan Tangkap Maslina S.Pi di ruang kerjanya pada Rabu (18/01/2023).

Menurutnya, pihaknya sudah melakukan peninjauan dan menggali informasi dari para nelayan terkait adanya Pukat Trawl yang beroprasi di wiliyah perairan laut kecamatan Teluk Mengkudu, dari informasi tersebut maka pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut dan Polairud Serdang Bedagai.

"Setelah kita mendengar informasi dan adanya pemberitaan di beberapa media bahwa ada dugaan Kapal Pukat Trawl beroperasi di wilayah perairan Kabupaten Sergai yang tepatnya di wilayah Kecamatan Tanjung Beringin. Kemudian kami melakukan peninjauan ke lokasi sekaligus menanyakan kebenaran hal tersebut kepada para nelayan," ujarnya.
"Dari informasi yang kita dapat dari nelayan tersebut maka kita segera melakukan Koordinasi ke Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara, mengingat kewenangan penindakan dan pengawasan laut kita menjadi ranah Provinsi, maka dari itu kita segera lakukan koordinasi tersebut baik melalui telepon seluler atau pun melalui surat" ungkap Maslina.

Saya juga berharap kepada para nelayan, jika ada nelayan yang melihat Pukat Trawl beroprasi di perairan laut Sergai untuk dapat melaporkannya kepada kami, agar kami bisa segera menindaklanjuti dengan mengkoordinasikan kepada pihak yang terkait, tambah Maslina.

Sedangkan menurut Ismail salah seorang masyarakat nelayan warga Dusun 2 Desa Sialang Buah, mengungkapkan kalau Pukat Trawl itu sering beroprasi di perairan Sergai dan rata- rata nelayan pengguna Pukat Trawl tersebut berasal dari Kabupaten lain dan bukan warga Sergai.

"Sepanjang pengetahuan kita Pukat Trawl itu sering beroprasi di perairan kita. Kami pun sebagai nelayan sangat resah dengan keberadaan Pukat Trawl, kita pun menduga Pukat Trawl tersebut bukan dari Kabupaten Sergai saya memperkirakan mereka berasal dari Kabupaten Batu Bara dan Pantai Labu Deli Serdang" papar Ismail.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Kami pun meminta kepada kabupaten yang nelayannya mengunakan Pukat Trawl agar melarang penggunaan pukat tersebut, apa lagi memasuki wilayah perairan tempat nelayan tradisional mencari ikan sebab Pukat tersebut dapat merusak keberlangsungan kehidupan biota laut", pungkas Ismail.
Editor: Erick Yoma
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️