Sabtu, 19 Okt 2019 18:25

Bermodalkan Permen & You Tube, Predator Anak Cabuli Bocah 4 Tahun

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Harry Silaen
Senin, 26 Agu 2019 21:46
Istimewa
Tersangka menjalani pemeriksaan polisi
Mengaku dilanda nafsu akibat menonton video porno, seorang pria berinisial A yang ngekos di Jalan Serdang Gang Pinang, tega menggagahi seorang anak yang masih di bawah umur.

Sebut saja namanya Melati, usianya yang masih beranjak 4 tahun. Ia seharusnya bersenang-senang untuk menikmati masa kecilnya. Namun takdir berkata lain, masa depannya kini telah hancur direnggut Predator anak, dengan bermodalkan permen dan video kartun youtube di HP milik pelaku.

Informasi yang berhasil dihimpun dari Abang Kandung ibu korban, (Uwak korban), berinisial S (36) warga Jalan Sederhana Kecamatan Medan Tembung, menyatakan, bahwa pelaku telah diserahkan pada pihak berwajib.

"Pelaku berinisial A, warga Kisaran yang ngekos di tempat ibu korban bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART). Menurut pengakuan korban kepada kami, kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat, (23/8/2019) yang lalu, namun korban menceritakan peristiwa tersebut kepada ibunya pada tanggal (25/8/2019) pagi", kata S, di depan Satreskrim Polrestabes Medan, Senin (26/8/2019).


Awalnya kejadian ini terbongkar, Melati diduga tiba-tiba menjerit kesakitan saat hendak buang air kecil. Ibu korban langsung bertanya kepada korban. "Ada apa nak? tanya ibunya.


"Sakit mak, jahat abang itu mak, dimasukkan anunya ke anu adek mak (alat vital), jawab korban dengan polos", ujar S menirukan bahasa korban.

Mendengar pengakuan anaknya, kedua orang tua korban berinisial M (37) ayah, dan ibunya berinisial N (29) warga Kecamatan Medan Amplas ini langsung berang bercampur emosi. "Setelah pelaku diinterogasi dan didesak oleh orang tua korban, akhirnya mengakui perbuatannya. Bersama dengan kepala lingkungan pelaku dibawa ke Polrestabes Medan," kata S.

Sebelumnya pelaku pernah mengatakan kepada korban agar tidak memberitahukan kejadian ini dengan siapa pun. "Nanti jangan dikasih tau ya sama siapa-siapa," ujar S menirukan ucapan korban lagi.

Sementara itu, penyidik PPA Polrestabes Medan yang menanggani kasus tersebut mengakui masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. "Benar bang pelakunya sudah diserahkan pihak korban, dan masih kami periksa", ujar penyidik tersebut.

Editor: Budi

T#g:anakPedofilPredator
Berita Terkait
  • Kamis, 10 Okt 2019 08:30

    Predator Anak Cabuli Dua Bocah Lelaki Di Gudang Kosong

    Bermodalkan akal bulus, seorang pria bernama M Ari (37) warga Jalan Pancing 4 Komplek Abeng Lingkungan V Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan, dengan mengiming imingi nasi dan mie goreng berhasil m

  • Rabu, 02 Okt 2019 14:02

    Tingkatkan Profesionalisme Guru Dalam Mengasuh dan Membimbing Anak TK & PAUD

    Bupati Batu Bara Ir H Zahir MAP diwakili Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Batu Bara Ilyas Sitorus saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Guru pendamping Muda berjenjang tingkat Guru TK/Paud se- Kabupaten

  • Selasa, 01 Okt 2019 13:11

    Anak-anak ikut demo, Bupati Batu Bara: Siswa itu masih tanggung jawab kita

    Siswa harus kami lindungi dari berbagai macam tindak kekerasan atau berada di dalam lingkungan di mana ada kemungkinan mengancam jiwa yang bersangkutan. Hal tersebut dikatakan Mendikbud Muhadjir Effen

  • Minggu, 29 Sep 2019 17:59

    Ramai remaja ikut demo isu nasional, Politisi muda ini tegur KPAI

    Politisi muda PDI Perjuangan (PDI-P) Sandy menilai Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tidak tegas dalam menyikapi dan melakukan pencegahan terhadap pelajar yang ikut demonstrasi di sejumlah wil

  • Selasa, 24 Sep 2019 03:24

    Komitmen Pemerintah Dukung Pembentukan Lembaga Adat Anak Papua dan Perempuan

    Pemerintah terus berkomitmen mewujudkan Indonesia maju melalui pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Salah satu langkah konkret tersebut adalah menyetujui dan mendukung pembentukan Lembaga Ada

  • Minggu, 22 Sep 2019 15:22

    Prajurit TNI Bantu Persalinan Warga di Tapal Batas Papua

    Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pandawa Kostrad kembali membantu proses persalinan w

  • Jumat, 13 Sep 2019 07:23

    Plt Bupati H. Andi Suhaimi Dalimunthe Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional

    Anak-anak ini adalah mutiara yang harus bersinar, yang diharapkan dapat membanggakan orang tua, keluarga, dan juga Kabupaten Labuhanbatu.

  • Rabu, 04 Sep 2019 22:24

    Kabupaten Labuhanbatu Raih Penghargaan Predikat Pratama KLA Tahun 2019 Dari Kementerian P3A

    Dari 135 Kabupaten/Kota di Indonesia yang ditetapkan sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Kabupaten Labuhanbatu di

  • Sabtu, 24 Agu 2019 06:34

    Demi Kepentingan Anak Dalam Meraih Cita-cita, Hentikan Eksploitasi Koko dan Doni di Media Sosial

    Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait mengimbau semua pihak menghentikan upaya mem-bully anak di media sosial."Berdasarkan mandat UU Perlindungan Anak dan mandat Kom

  • Sabtu, 24 Agu 2019 00:24

    Satgas Pamtas Yonif 411/Pdw Bersama Puskesmas Sota Sosialisasikan Pola Hidup Sehat di Sekolah

    Untuk menanamkan pola hidup sehat kepada anak-anak sekolah di Ujung Timur Indonesia tepatnya di perbatasan Republik Indonesia- Papua Nugini (RI-PNG) Sektor Selatan, Prajurit TNI Satgas Pamtas Batalyon

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak