Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST diwakili Kadis Perikanan dan Kelautan Provsu Zulkarnain pada acara Acara Serah Terima 6 (Enam) Nelayan Asal Kabupaten Batubara Provsu dari Penang - Malaysia Oleh Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Jumat (12/4/13) di Sky Lounge Nuansa Komplek Polonia Reverview Medan.
Hadir pada acara tersebut mewakili Menteri Perikanan dan Kelautan RI Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Syahrin Abdurrahman, SE, mewakili dan Danlantamal I Belawan, Sekda Kabupaten Batubara, sejumlah pejabat eselon II Lingkup Direktorat Jenderal PSDKP, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Batubara serta para nelayan dan keluarga.
Menurut Kadis Perikanan Sumut, Zulkarnaer Kondisi geografis Sumut yang merupakan sebagian perairan laut yang berbatasan dengan negara Malaysia dan menjadi sumber mata pencaharian nelayan hal ini dapat menimbulkan penangkapan nelayan oleh tentara laut diraja malaysia karena nelayan indonesia kurang mengetahui batas perairan laut Indonesia dengan Malaysia.
Sampai saat ini Pemprovsu telah berhasil membebaskan 179 nelayan asal Sumut dan masih ada 11 nelayan yang ditahan Malaysia dan dalam proses pengadilan.
Agar tidak terulang kembali penangkapan nelayan oleh pihak Malaysia Pemprovsu telah memberikan sosialisai tentang batas wilayah laut antara Indonesia dengan Malaysia dan memberikan peralatan Navigasi GPS, alat penangkap ikan yang berasal dari pemprovsu maupun pusat.
"Mengharapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menetapkan batas wilayah perairan Indonesia sehingga nelayan tidak masuk wilayah Negara lain".(Spt)