Corat coret Siswa SMP Selepas UN di Tanjung Morawa
Tradisi coret-coret seragam sekolah sudah sejak jaman dulu. Terlihat pelajar SMP sedang melakukan aksi coret-mencoret seragam sekolah di jalan Medan - Tanjung Morawa sambil bercanda-canda sesama temannya.
Padahal menurut, Sosiolagi Universitas Sumatera Utara, Budi Agustono hal tersebut merupakan transisi buruk, mengapa? Karena ekspresi yang dipertontonkan siswa ataupun siswi di Indonesia dengan mencoret-coret. Seragam sekolah dan melakukan aksi konvoi dengan sepeda motor usai melaksanakan ujian akhir merupakan budaya dan tradisi yang buruk dunia pendidikan.
Sudah banyak korban kecelakaan lalu-lintas saat siswa yang lulus lantas melakukan aksi konvoi apalagi tanpa menggunakan helm. Apa jadinya, setelah lulus mengalami kecelakaan, bukan hanya merugikan diri sendiri namun orangtua pun sedih akan apa yang menimpa anaknya.
Pemerintah harus cepat dan tanggap, khususnya instansi terkait agar menghimbau kepada anak didiknya, jangan melepaskannya begitu saja, hal tersebut juga dapat mencoreng citra sekolah di mata masyarakat. (Hrd)