Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Repulik Indonesia Ke-68 Tingkap Propinsi Sumatera Utara dan Kota Medan tahun 2013, sejumlah kegiatan pun akan digelar, diantaranya Sidang Paripurna DPRD Medan, Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS), Upacara Bendera, Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi dan pengibaran bendera Merah Mutih, pawai pembangunan serta serenade pelajar dan penurunan bendera.
Demikian terungkap dalam rapat akhir persiapan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-68 tahun 2013 di ruang rapat 3 Kantor Wali Kota Medan, Selasa (14/8). Rapat yang dipimpin Asisten Pemerintahan Drs Musadad didampingi Asisten Kesejahteraan Masyarakat Drs Erwin Lubis, Kabag Kesra Drs Ahmad Raja Nasution serta mewakili Kasatlantas Polresta Medan.
Dihadapan sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan dan camat yang menghadiri rapat, Musadad menjelaskan tema peringatan HUT Kemerdekaan kali ini adalah “Mari Kita Jaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Kita guna meningkatkan Kesejahteraan Rakyat”.
Adapun sejumlah kegiatan yang dilakukan untuk menyambut HUT Proklamasi Kemerdekaan tersebut, jelas Musadad, meliputi Sidang Paripurna DPRD Kota Medan yang akan digelar di Hotel Grand Aston Medan, Jumat (16/8), pukul 10.00 WIB. Dalam sidang paripurna, seluruh yang hadir akan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada Rapat Paripurna DPR RI Tahun Sidang 2013-2014 di Gedung MPR, DPR dan DPD RI Jakarta.
Rencananya, tambahnya, rapat paripurna ini akan dihadirikan oleh para juara lomba tingkat nasional maupun Kota Medan seperti peraih kapaltaru, guru teladan maupun perlombaan lainnya yang berasal dari masiong-masing kecamatan.
“Pada hari dan tempat yang sama, pukul 14.00 WIB rapat paripurna dilanjutkan kembali untuk mendengar pidato kenegaraan RI dalam rangka Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan UU tentang APBN Tahun Anggaran 2014 besertaNota Keuangannya di depan Rapat Paripurna DPR Tahun Sidang 2013-2014 di Gedung MPR, DPR dan DPD RI,” kata Musadad.
Selanjutnya, kata Musadad, tengah malamnya pukul 24.00 WIB diteruskan dengan Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bukit Barisan Jalan Sisingamangaraja Medan. Keesokan harinya, Sabtu (17/8), pukul 07.30 WIB dilanjutkan dengan upacara bendera di Lapangan Benteng Medan. “Untuk upacara bendera di Lapangan Benteng, seluruh pegawai diwajibkan hadir!” tegasnya.
Kemudian tepat pukul 10. 00 WIB, dilanjutkan dengan upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Pengibaran BenderaMerah Putih di Lapangan Merdeka Medan. Setelah itu pukul 11.30 WIB, acara diteruskan dengan Pawai pembangunan (pawai jalan kaki dan pawai kenderaan hias) di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Diponegoro Medan. Sore harinya pukul 16.30 WIB, kegiatan diisi dengan Serenade Pelajar dan Penurunan Bendera Merah Putih di Lapangan Merdeka Medan. Sedangkan di Lapangan Benteng Medan sekitar pukul 17.00 WIB dilaksanakan upacara penurunan Bendera Merah Putih.
Untuk itulah kepada seluruh pimpinan SKPD maupun camat yang telah mendapatkan rincian tugas, Musadad berharap dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses seperti yang diharapkan. “Sesuai dengan pesan Bapak Pelaksana Tugas Wali Kota Medan, seluruh kegiatan harus berjalan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jadi mari kita laksanakan tugas yang telah diberikan dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya mengingatkan.
Sementara itu di tempat terpisah itu Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis MM kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Medan agar mengibarkan bendera Merah Putih satu tiang penuh di depan kantor instansi pemerintah/swasta,TNI/Polri, perusahaan negara/swasta, perguruan tinggi, sekolah-sekolah-sekolah, toko-toko dan di depan rumah-rumah penduduk. “Pengibaran bendera mulai dilakukan tanggal 14 sampai 18 Agustus 2013 mulai pukul 06.00 sampai dengan 18.00 WIB,” kata Sekda.
Khusus kepada camat, Sekda mengistruksikan agar memerintahkan kepada lurah dan kepala lingkungan untuk menyampaikan penguman pengibaran bendera kepada seluruh warganya di kelurahan maupun lingkungannya masing-masing. “Selain itu saya minta kepada camat untuk memantau pelaksanaannya untuk kemudian dilaporkan kepada Wali Kota Medan pada kesempatan pertama,” ungkapnya. (Hpm)