Kamis, 30 Apr 2026

DARI GUSMAN UNTUK DAIRI

DAIRI (utamanews)
Minggu, 03 Mar 2013 00:38
<b><i>Kampanye GusMan di Sidikalang, Dairi</i></b>
 gc

Kampanye GusMan di Sidikalang, Dairi

Apa yang didamba-dambakan warga Dairi akhirnya tiba juga. Dari lima pasangan Cagub-Cawagubsu, hanya pasangan Gus Irawan Pasaribu-Soekirman yang menurut masyarakat memiliki program nyata untuk Dairi. Agropolitan. Itulah grand design yang akan diperuntukkan bagi Dairi.

“Ini yang kami katakan pemberdayaan masyarakat daerah. Setelah kami mempelajari, berbekal pengetahuan Pak Soekirman sebagai mantan dosen Fakultas Pertanian USU, maka kami nyatakan komitmen kami untuk menjadikan Dairi sebagai daerah agropolitan,” ujar Gus Irawan Pasaribu disambut gemuruh massa yang memenuhi halaman Gedung Nasional Sidikalang,  
Jalan Sisingamangaraja Raja Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sabtu (2/3). Didampingi istri masing-masing, orasi kesejahteraan Gus-Soekirman disambut antusias oleh masyarakat.
Gus mengatakan, pasangan GusMan sudah memiliki program untuk mengatasi persoalan daerah. Pasangan nomor urut 1 ini menilai ketimpangan pembangunan hari ini disebabkan kurangnya perhatian pemerintah dalam menggali potensi lokal, sehingga perkembangan daerah menjadi lambat dan tertinggal.

Gus menerangkan, perlu korporasi yang dikelola masyarakat sendiri untuk mengembangkan potensi daerahnya sendiri. Gus mencontohkan Sidikalang dengan kopinya yang begitu tersohor sampai mancanegara.

“Kopi Sidikalang menjadi mutiara Sumut di pasar kopi internasional. Namun ironis kopi tersebut dijual keluar negeri dengan harga yang sangat rendah. Namun dijual kembali ke Indonesia dengan harga yang sangat tinggi,” ujarnya.

Gus melanjutkan, karena pemerintah tidak memberdayakan dan memfasilitasi masyarakat lokal untuk dapat mengolah sendiri hasil bumi, maka masyarakat di daerah hanya menjadi kuli di rumahnya sendiri.

“Perlu kebijakan yang lebih sistematis dan tentunya berpihak, sehingga kekayaan alam yang ada di Sumut benar-benar dikelola oleh masyarakatnya dan digunakan untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar mantan Dirut Bank Sumut ini.

produk kecantikan untuk pria wanita
Soekirman menambahkan, potensi Dairi untuk dijadikan sebagai daerah agropolitan sudah sangat memadai, sehingga hanya perlu sentuhan untuk merevitalisasinya, dengan program yang terevaluasi dan benar-benar untuk kepentingan rakyat.

“Agropolitan ini akan menjadikan Dairi sebagai kota pertanian standart internasional, yakni pemberdayaan kopi holtikutura, jeruk dan berbagai macam komiditi pertanian lainnya,” terangnya.

Dijelaskan Soekirman, agropolitan adalah wilayah perkotaan yang berbasis pertanian. Beberapa daerah, lanjutnya, telah menerapkan konsep agropolitan untuk kemajuan daerah. Hal ini didasarkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia merupakan pertanian.

“Konsep agropolitan merupakan upaya yang akan kami untuk mengembangkan daerah melalui optimalisasi sumber daya tumbuhan dan hewan, yaitu pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan,” tandas wakil bupati Serdang Bedagai ini.
iklan peninggi badan

Soekirman menerangkan langkah konkrit untuk menjadikan Dairi sebagai kota agropolitan dimulai dengan memperbaiki infrastruktur jalan dari Seribu Dolok, Lubuk Pakam kemudian ke Kuala Namu.

“Sebenarnya blue print agropolitan ini sudah ada, namun tidak pernah selesai. Padahal program ini bisa dimaksimalkan dengan peran pemerintah melobi pusat, sehingga Dairi bisa lebih berkembang dan produk lokalnya juga bersaing,” pungkasnya.
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️