Minggu, 03 Mei 2026

Mahasiswa Farmasi USU gelar Dialog Wawasan Kebangsaan

MEDAN (utamanews)
Sabtu, 15 Nov 2014 17:26
Dialog Wawasan Kebangsaan di Farmasi USU, (15/11)
 Coky

Dialog Wawasan Kebangsaan di Farmasi USU, (15/11)

Mahasiswa diharapkan sadar bahwa bangsa Indonesia saat ini sedang mengalami krisis moral yang kemudian merambah pada krisis politik, sosial budaya dan apabila tidak ditangkal akan masuk pada krisis pertahanan dan keamanan juga. Semua ini bermula dari krisis nilai kebangsaan. Masuknya budaya asing mengancam nilai-nilai asli bangsa Indonesia, nilai yang terkandung dalam Pancasila. Sejarah sudah mencatat bahwa nilai-nilai barat yang berorientasi pada individualisme tidak sesuai dengan nilai integralistik yang terkandung dalam jiwa Pancasila, bagi bangsa Indonesia.

Hal ini dikatakan oleh Dr. Deny Setiawan, M.Si., Kepala Laboratorium Pancasila Universitas Negeri Medan saat memberi paparan dalam acara dialog publik dengan tema Wawasan Kebangsaan Sebagai Landasan Gerak Generasi Muda Melalui Sumpah Pemuda di Gedung Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara, Sabtu (15/11).

"Kurangnya pemahaman generasi muda, khususnya kaum intelektual, akan nilai-nilai asli yang terkandung dalam Pancasila dapat menyebabkan bubarnya republik ini di masa  mendatang. Kita tentu tidak lupa bagaimana sebuah negara adikuasa di masa lalu, Uni Sovyet, yang bisa runtuh karena ideologi bangsanya dikalahkan ideologi liberalisme dalam perang dingin",  tandas Dosen Pasca Sarjana Unimed ini.

Dr. Deny kemudian memaparkan serangkaian pemahaman untuk menjaga spirit berbangsa kepada para peserta sehingga diharapkan generasi muda makin sadar bahwa mereka mempunyai peranan dan tanggung jawab untuk menjaga bangsa ini tetap berdiri terhormat diantara bangsa-bangsa lain.
Samson Sihombing, Ketua DPD LSM Martabat Indonesia Sumut, dalam kesempatan ini juga menggugah pemikiran puluhan mahasiswa USU yang hadir akan pentingnya memiliki semangat sumpah pemuda 1928 dalam membangun bangsa dan mewujudkan cita-cita luhur bangsa.

“Sebagai generasi muda sudah sepatutnya kita memahami semangat dari sumpah pemuda dan memaknai manfaatnya dalam membangun bangsa saat ini, dengan menunjukkan pada masyarakat luas bahwa kita adalah generasi penerus bangsa yang baik,” kata Samson 

Dialog kecil ini digelar oleh LSM Martabat Sumut bekerjasama dengan Pema (Pemerintahan Mahasiswa) Fakultas Farmasi USU. Ardiansyah, Gubernur Pema Fakultas Farmasi USU, mewakili mahasiswa menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan hal ini bermanfaat untuk menambah wawasan pengetahuan kehidupan sosial dalam bernegara bagi kawula muda intelektual. (*)
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️