Seketaris LSM Martabat DPD Kabupaten Asahan, Provinsi Sumut, Dedy Panjaitan SH., meminta penggunaan Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) tahun 2015 yang baru-baru ini telah dicairkan pemerintah provinsi Sumut, agar tepat disalurkan pada sasaran dan jangan dijadikan ajang perlombaan cari keuntungan pribadi.
“Masih banyak anak murid yang tidak mampu yang butuh pendidikan, dan dengan adanya dana BOS maka sangatlah terbantu siswa yang tidak mampu tersebut," ucap Dedy.
Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, tambahnya, agar benar-benar melaksanakan program BOS tersebut dengan memperhatikan kinerja jajarannya seperti Ka UPT (unit pelaksana teknis) dan kepala sekolah.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Divisi Hukum dan Pendidikan, Lembaga Bantuan Hukum Nusantara Reformasi, Darma Damanik. “Bupati melalui Dinas Pendidikan agar benar-benar menjalankan program tersebut dan agar Komisi D DPRD Kabupaten Asahan untuk memantau kontribusi penyaluran dana tersebut kepada hak yang wajib menerimanya,” kata Darma.
Darma menjelaskan bahwa masih banyak siswa di Asahan yang sangat membutuhkan dana BOS tersebut, agar anak bangsa jangan menjadi buta huruf. “Majunya bangsa ini dikarenakan pendidikan yang bagus,” pungkasnya. (DP)