Senin, 27 Apr 2026

Pria Jepang Usia 80 Tahun Pecahkan Rekor Mencapai Puncak Everest

Kamis, 23 Mei 2013 14:51
Yuichi Miura
 japantimes.co.jp

Yuichi Miura

Seorang pria Jepang berumur 80 tahun dan dikenal sebagai pendaki gunung serta pernah empat kali menjalani operasi bedah jantung, berhasil mencapai puncak tertinggi Everest, Kamis, 23 Mei 2013 dan menjadi lansia pertama yang menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia itu.

Yuichi Miura yang mengambil jalur pendakian standar di tenggara yang dirintis oleh pelopor pendakian Puncak Everest, Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay 60 tahun yang lalu, mencapai puncak gunung pada ketinggian 8.848 meter di atas permukaan laut pada pukul 09.00 waktu setempat.

Dalam pendakian ini Miura ditemani oleh tiga warga Jepang lainnya termasuk putranya serta enam orang sherpa berkebangsaan Nepal.

“Rasanya hebat,” kata Miura kepada anggota keluarga dan pendukungnya yang berkumpul di Tokyo, melalui telepon satelit dari puncak tersebut.
Miura yang pertamakali mendaki Everest pada tahun 2003 dan mengulanginya lagi lima tahun kemudian, mengambil rekor lansia pendaki Everest dari orang Nepal bernama Min Bahadur Sherchan yang mencapai puncak itu pada usia 76 pada tahun 2008 silam.

“Rekornya tidak penting buat saya,” kata Miura kepada Reuters bulan April lalu sebelum berangkat menuju Everest.

“Yang terpenting adalah bisa mencapai puncak.”

Miura menginap di ketinggian 8.500 meter di dataran yang dijuluki “Zona Kematian” sebelum melakukan langkah pendakian terakhir, bukan pada pemberhentian di ketinggian 8.000 meter yang biasa digunakan oleh kebanyakan pendaki untuk beristirahat sebelum menuju puncak, kata petugas di Kementerian Pariwisata Nepal, Gyanendra Shrestha.
produk kecantikan untuk pria wanita

Pendakiannya mendapat pehatian besar di Jepang, dengan menyiarkan laporan petualangannya melalui telepon satelit setiap hari berikut foto-foto pendakian, termasuk suatu malam ketika Miura dan rekan-rekan sependakian menjadi mabuk oleh teh hijau Jepang dan makan sushi gulung di tenda mereka pada ketinggian di tepi gunung.

Dikenal sebagai seorang petualang, Miura pernah meluncur turun gunung dari Col Selatan di pegunungan Himalaya itu pada tahun 1970, aksi yang menjadi bahan film dokumentasi.

Sejak itu ia meluncur turun dari beberapa gunung tertinggi pada semua benua, mengikuti jejak ayahnya Keizo yang meluncur dengan papan ski dari Mount Blanc di Eropa pada usia 90 tahun.

iklan peninggi badan
Ia berlatih untuk mendaki Everest ini dengan mendaki di jalanan Tokyo mengenakan pemberat juga berjalan di “treadmill” di dalam kamar khusus yang diatur dengan kandungan oksigen rendah (menyerupai udara pada ketinggian) di rumahnya.

Hampir 4.000 pendaki sudah mencapai Puncak Everest sejak pendakian pertama pada 1953 dan sebanyak 240 pendaki yang gugur di lereng pendakian tersebut.

Miura bukan pemegang rekor pertama dalam musim pendakian Everest kali ini.

Raha Moharrak menjadi perempuan Arab Saudi pertama yang menaklukkan puncak tersebut dan Sudarshan Gautam, warga Kanada kelahiran Nepal yang kehilangan kedua tangan dalam kecelakaan, memecahkan rekor sebagai orang teramputasi ganda (kedua tangan) pertama yang mencapai puncak.

Miura kemungkinan bakal menggenggam rekornya hanya sesaat karena Min Bahadur Sherchan yang kini berusia 81, juga berencana mendaki lagi Everest akhir pekan mendatang. (Ant)
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️