Senin, 27 Apr 2026

Dinkes Tobasa Lakukan Pengobatan Gratis di Desa Tertinggal

BALIGE (utamanews)
Jumat, 17 Mei 2013 07:46
<i>Masyarakat Desa Sipagabu yang merupakan salah satu desa tertinggal di Kecamatan Nassau menyambut baik pengobatan gratis yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Toba Samosir.</i>
 Syahroni

Masyarakat Desa Sipagabu yang merupakan salah satu desa tertinggal di Kecamatan Nassau menyambut baik pengobatan gratis yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Toba Samosir.

 
Pada pagi hingga siang hari kemarin, Kamis, 16 Mei 2013, ratusan warga Desa Sipagabu Kecamatan Nassau Kabupaten Tobasa secara bergiliran beramai-ramai mendatangi Polindes desa untuk ikut serta dalam antrian pengobatan gratis yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Tobasa. Pengobatan gratis langsung ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam dr. Adhyputra Paranginangin dan dr. Fransiska Marpaung.

“Pengobatan seperti ini jarang dilakukan di kampung ini. Baru setelah Pandapotan Kasmin Simanjuntak menjabat Bupati. Selama ini untuk mendapatkan pengobatan kami selalu pergi ke Desa Paridian. Jarak yang kami tempuh sampai 12 km dengan jalan yang sangat prihatin, jadi kadang kami sangat sulit untuk memeriksa kesehatan kami, tetapi adanya pengobatan gratis ini kami sangat terbantu,” ujar Landus br. Sitorus, warga setempat.
Hal senada juga disampaikan oleh Marsella Sianipar, ibu berusia 56 tahun tersebut mengakui bahwa desa Sipagabu adalah salah satu desa tertinggal yang masih membutuhkan perhatian pelayanan kesehatan dari para dokter. Dikatakannya, bila ada ibu hamil yang akan melakukan persalinan, para ibu di desa tersebut harus berhubungan dengan dukun beranak. 
“Disinlah  sering masalah, boleh kita bayangkan bagaimana pengetahuan seorang dukun beranak untuk membantu para ibu yang melahirkan, mereka hanya mempergunakan filing untuk menolong persalinan itu,” sebutnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, tidak jarang penduduk setempat melarikan pasien secara mendadak untuk membutuhkan pertolongan serius, Dicontohkanya, persalinan yang tidak dapat dibantu oleh dukun beranak karena tidak adanya peralatan yang sesuai, “kami lebih mengutamakan jasa dukun beranak akibat tidak adanya pelayanan bidan desa di desa kami ini,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Kecamatan Nassau, Ria Hutabarat mengakui bahwa desa tersebut belum memiliki bidan desa, namun secepatnya akan dikondisikan penempatan bidan PTT minimal 1 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Tobasa dr. Raja Ipan Sinurat disaat pelaksanaan pengobatan gratis mengatakan bahwa kegiatan akan dilanjutkan untuk 10 desa tertinggal lainnya di Tobasa. Tentang penyakit yang ditemui dalam kegiatan itu, Raja Ipan mengatakan masih dalam tahap penyakit ringan, seperti penyakit demam, ispa dan maag. 

“Karena penyakit yang kita temukan adalah penyakit ringan, untuk itu kita berikan obat sejenis obat generic sesuai dengan apa yang diderita oleh masyarakat yang diperiksa oleh para dokter spesialis kita,” jelasnya.(Syahroni)
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️