![<i><font face=]()
Sutan Abdullah Koto mendapatkan perawatan dan pengobatan di ruangan rawat inap RSUD Aek Kanopan Labura, (16/2)" src="https://utamanews.com/photo/dir022015/UtamaNews_Akhirnya-Sutan-dirawat-di-RSUD-Aek-Kanopan-atas-jaminan-Camat.jpg" class="p-0 img-fluid w-100" style="object-fit: cover;" loading="lazy" title="
Sutan Abdullah Koto mendapatkan perawatan dan pengobatan di ruangan rawat inap RSUD Aek Kanopan Labura, (16/2)">
(utamanews.com/darwin)
Sutan Abdullah Koto mendapatkan perawatan dan pengobatan di ruangan rawat inap RSUD Aek Kanopan Labura, (16/2)
Informasi dihimpun wartawan dari Tuah Sagala (42 Tahun) yang merupakan saudara ipar Sutan Abdullah Koto, mengatakan terkait hal yang dialami adik iparnya tersebut awalnya ada pihak yang melaporkan keadaan yang dialami Sutan pada Camat Kualuh Selatan Labuhanbatu Utara.
“Menyampaikan pada Camat, ada di dusun Suka Jadi Damuli Pekan Kualuh Selatan kepala Keluarga miskin yang mengalami penderitaan sakit Paru-paru yang sudah bertahun namun tidak kunjung sembuh dikarenakan tidak memiliki Kartu BPJS serta tidak mempunyai uang untuk berobat ke rumah sakit,” ucap Tuah menirukan bahasa yang melapor kepada Camat terkait kondisi yang dialami adik iparnya.
Lanjut Tuah, kemungkinan pak Camat setelah mendapatkan informasi tersebut, pada hari Minggu (15/2), pukul 15:30 wib, datang ke rumah adik saya seorang yang kami kenal bernama Wati Amk, katanya dia diperintahkan oleh Camat Kualuh Selatan untuk melihat kondisi Sutan Abdullah Koto, dan agar memberikan pengobatan dan pertolongan pertama pada Sutan. Selain itu, Wati juga mengaku akan mengurus administrasi agar Sutan bisa mendapatkan perawatan dan pengobatan di rumah sakit.
Setelah melihat dan memeriksa kondisi adik saya, Wati kemudian mengatakan kepada kami, "Besok bapak ini kita bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang intensif."
Sempat kami mengatakan pada Wati, "Kami tidak punya uang untuk membawa Sutan ke rumah sakit", namun dijawab Wati "Bapak tenang saja. Ini atas perintah dan instruksi pak Camat, jadi segala sesuatu nantinya beliau yang akan bertanggung jawab," katanya.
Pada hari ini, sekitar pukul 14:30 wib tadi, kami bawalah Sutan ke RSUD Aek Kanopan, namun sebelumnya kami bawa ke Puskesmas Gunting Saga. Kemungkinan penyakit adik ipar saya sudah parah, pihak puskesmas akhirnya merujuk Sutan ke Rumah Sakit Umum Daerah Aek Kanopan Labuhanbatu Utara," terang Tuah pada wartawan.
Ditambahkan Tuah, kami atas nama keluarga Sutan mengucapkan sangat berterimakasih kepada Pemerintah Labuhanbatu Utara, dan Kecamatan Kualuh Selatan, khususnya pada Pak Camat atas hal yang diberikan kepada kami. Semoga Tuhan membalas kebaikan yang setimpal padanya.
Irwansyah Pohan S.Sos, Camat Kualuh Selatan sewaktu dikonfirmasi media membenarkan bahwa ada pihak yang memberitahukan kepadanya tentang seorang kepala keluarga tidak mampu yang mengalami sakit yang sudah bertahun.
Setelah mendapat informasi yang demikian saya menyarankan kepada keluarga melalui Wati Amk agar bapak tersebut dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang maksimal dan untuk segala sesuatunya saya yang bertanggung jawab".
"Saya merasa berdosa jika hal tersebut dibiarkan, karena beliau warga saya dan sudah merupakan tanggung jawab saya selaku Camat untuk menolong masyarakat yang membutuhkan," cetus Irwan pada UtamaNews.com, Senin (16/2)
Lirikan media, Sutan berada di dalam ruangan rawat inap RSUD Aek Kanopan Labura. Kedua tangannya dipasang jarum Infus untuk menstabilkan kondisinya.
dr. Nurhijjriyah yang menangani perawatan dan pengobatan Sutan sewaktu dikonfirmasi UtamaNews.com tentang apa penyakit yang diderita pasiennya, menjawab, “Belum bisa kita jelaskan, Pak, apa nama penyakit pasien, soalnya kita belum melihat hasil uji labnya. Besoklah baru kita ketahui penyakit pasien," tandas Nur. (Darwin Marpaung)