Polres Humbahas Gelar Rekonstruksi Tewasnya Aldi Sibarani oleh Ayah Kandungnya
DOLOK SANGGUL (utamanews.com)
Kamis, 02 Mar 2017 18:50
Eduard
Petugas menggiring tersangka penganiaya anaknya sendiri hingga tewas, Kamis (2/3)
Polres Humbang Hasundutan (Humbahas) menggelar rekonstruksi (rekon) tewasnya Aldi Manata Sibarani, 10 tahun, setelah dianiaya ayah kandungnya, Mangasa Sibarani, 36 tahun, di Dusun Lumban Sibarani, Desa Aek Lung, Kecamatan Dolok Sanggul, Kamis (2/3/2017).
Pelaksanaan rekontruksi yang dimulai sekira pukul 08.00 WIB tersebut mendapat pengawalan ketat dari personil Polres Humbahas. Di lokasi rekontruksi tampak hadir Kapolres AKBP Nicholas Lilipaly bersama pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Dolok Sanggul.
Dalam pelaksanaan rekon, tersangka memperagakan sebanyak 35 adegan, sementara korban diperankan sebuah boneka.
Ratusan warga mendatangi lokasi rekontruksi, bahkan warga dari luar Kecamatan Dolok Sanggul juga memadati lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyaksikan bagaimana tersangka menganiaya anaknya. Kasus ini dilatarbelakangi motif cemburu terhadap istrinya.
Usai pelaksanaan rekontruksi, warga meminta tersangka agar dihukum mati atas tindakannya tersebut.
Sebelumnya, siswa kelas 4 Sekolah Dasar (SD) ini dikabarkan hilang sejak Minggu sore (12/2/2017) sekira pukul 17.00 WIB, usai disuruh pelaku membeli rokok dan mancis ke warung milik marga Lumbanbatu alias Pak Candra berjarak 3 km dari rumahnya.
Anak malang ini akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di semak-semak pada Jumat (18/2/2017). Ternyata korban tewas usai dianiaya ayah kandungnya, dan dibuang di ladang kopi milik Mangatas Simamora. (ES)