Selasa, 26 Mei 2026
Kepala Imigrasi Lhokseumawe diduga aniaya pengurus KONI Medan
MEDAN (utamanews.com)
Minggu, 22 Mei 2016 22:29
Faisal Hamdy Harahap (32) warga Jalan HM Yamin mendatangi Polsek Medan Timur, pada Minggu (22/5) sore. Faisal melaporkan pada polisi bahwa dirinya telah disiksa oleh tetangganya sendiri, yang merupakan Kepala Imigrasi Lhokseumawe, Elvi Sahlan SH (48 tahun). Akibat penganiayaan ini, Faisal terpaksa opname di RS Imelda Medan. Pelaku yang katanya, terkenal arogan ini juga sempat mengancam akan menembak Faisal.


Kata Faisal, awal mula penyiksaan tersebut bermula saat dirinya dimintai tolong oleh Kepala Lingkungan, Dayat, untuk menyerahkan proposal dalam rangka menyambut acara KONI se-kecamatan kepada pelaku, Senin (9/5) lalu. 

Keesokan harinya, Selasa (10/5), pelaku pun memberikan uang partisipasi sebesar Rp 100 ribu. Uang proposal tersebut pun langsung diserahkan korban kepada Dayat. Namun tiba-tiba saja, Rabu (18/5) sekitar jam 23.30 wib, pelaku yang baru memarkiran mobilnya usai pulang tugas dari Lhokseumawe langsung mendatangi korban sambil memaki. 
Tidak sampai disitu saja, kata Faisal, pelaku pun langsung memukuli kepala korban dengan membabi buta. Tidak juga puas, pelaku yang melihat korban tersungkur langsung memijak-mijak dirinya.

 Korban yang kesakitan seketika menjerit sekuatnya. Orang tua korban, Siti Saidah (62 tahun) yang mendengar anaknya menjerit langsung keluar dan menyelamatkan anaknya. Pelaku yang emosi seperti orang kesurupan memaki dan membentak ibu korban. Setelah puas, akhirnya pelaku pun pergi meninggalkan lokasi. 

Saat Faisal melaporkan kejadian ini ke Polsek Medan Timur, dirinya juga tampak ditemani oleh orangtuanya.

"Tiba-tiba saja Pak Elvi yang baru memarkirkan mobil memaki dan membentak. Dia bilang ke saya, KONI.. KONI palsu kau ya! Kutembak kau ya!," ujar Faisal menirukan ucapan pelaku pada wartawan.
produk kecantikan untuk pria wanita

Faisal menjelaskan bahwa uang proposal Rp 100 ribu itu untuk mengikuti acara olah raga KONI dari kelurahan.

"Proposal itu punya Kepling sebelah (Dayat). Dia minta tolong sama saya ngasihkan ke pak Elvi. Dari pak Elvi dikasihnya Rp 100 ribu dan langsung saya kasihkan ke bang Dayat, Rabu (10/5). Lalu, Rabu (18/5) malam tiba-tiba saya dipukuli, katanya saya menipu dia dengan memberikan proposal itu," terangnya.

Faisal sudah mencoba menjelaskan bahwa propasal yang ia berikan itu resmi dari Kepling untuk acara KONI yang akan diselengggarakan di Lapangan Teladan Medan.

iklan peninggi badan
"Banyak juga atlit dari berbagai macam cabang olah raga yang berasal dari kelurahan kami ini bang makanya dibuat proposal," jelas Faisal dengan wajah lembam.

Faisal juga menambahkan, bahwa pada malam penganiayaan itu, ia disiksa seperti binatang oleh pelaku yang merupakan kepala Imigrasi Lhokseunawe.

"Pertama muka saya dipukuli, kemudian saya terjatuh langsung dipijak-pijak pelaku membabi buta. Untung ada ibu yang menyelamatkan saya. Saat itu ibu saya sudah minta maaf tapi tetap dimaki-maki oleh pelaku. Setelah puas pelaku pun pergi bang," tambahnya.

Ibu korban, Siti Saidah yang mendampingi anaknya menambahkan saat kejadian ia melihat anaknya diperlakukan seperti menyiksa binatang.

"Seperti binatang anak saya disiksanya, padahal kami sudah saling kenal, kami sama-sama warga lama disitu," jelasnya.

Siti berharap agar pelaku ditangkap dan dijebloskan kedalam penjara. "Saya tidak terima, saya minta pelaku segera ditangkap. Akibat perlakuan pelaku, anak saya terpaksa opname dirumah sakit," harapnya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu yang dikonfirmasi wartawan berjanji akan menindak lanjuti kasus tersebut. "Kita akan mengatensi kasus ini. Kita segera memeriksa saksi," ujarnya singkat.

(Dian)
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later