Lilik Ruspianto (39), kini terbaring menunggu operasi, setelah dirujuk dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut ke Rumah Sakit Materna Medan. Atlet binaraga asal Sumut yang pernah mengikuti Kejurnas sekaligus salah satu pendiri klub binaraga Body Master di jalan Kapten Muslim tepatnya di dalam panglong Vivi/Tarigan. Klub yang berubah nama ke Ligarta Club ini merupakan yang pertama kali berdiri di kecamatan Helvetia pada tahun 1999.
Saat berada dirumah sakit, rekan-rekan korban dari Persatuan Angkat Besi Binaraga/Angkat Berat Indonesia (PABBSI) datang menjenguk korban kerumah sakit.
Informasi yang dihimpun, Lilik yang mengenakan kemeja garis-garis biru ini mengaku ditembak sesaat sudah mendekati rumahnya. Malam pada saat kejadian itu, dirinya baru pulang melatih fitness.
“Aku kebetulan baru pulang, bang. Pas sudah mau dekat sampai rumah, disitulah mobilku ditembak,” ucap korban, Sabtu (24/1).
Lilik sendiri mengaku tidak tahu siapa pelaku penembakan dirinya. Ia menyebutkan, pelaku ada dua orang yang mengendarai sepeda motor matic. “Yang nembak aku ada dua orang bang. Setelah menembak, mereka lari,” ungkap Lilik kepada wartawan. (david)