Kamis, 21 Mei 2026

Warga Prihatin Pada Proyek Peningkatan Jalan Cempedak Lobang

Sergai (utamanews.com)
Oleh: Dedek/Yatviko Rabu, 20 Nov 2019 18:00
Dedek/Yatviko

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kabupaten Serdang Bedagai melaksanakan sejumlah proyek yang bersumber dari dana PAPBD kabupaten Serdang Bedagai tahun anggaran 2019. Pelaksanaan proyek yang dilaksanakan dan tersebar di sejumlah titik di kabupaten Serdang Bedagai terkesan kejar target mengingat pelaksanaan proyek yang bersumber dari PAPBD Serdang Bedagai tinggal menghitung hari. Akibat pelaksanaan proyek yang kejar target sehingga menimbulkan pengerjaan proyek diduga asal jadi, dan tidak memasang papan informasi proyek.

Saat ditemui awak media UTAMANEWS di lapangan, salah seorang warga protes dengan pengerjaan pengerasan jalan Perjuangan desa Cempedak Lobang kecamatan Sei Rampah yang diduga dikerjakan secara sembrono karena pengerasan jalan tersebut banyak dilakukan dengan penimbunan tanah. Biasanya proyek pengerasan  menggunakan material batu kali, sertu dan pasir.
Namun di lapangan, bahan batu kali tersebut tidak terlihat. Salah seorang warga yang melintas di jalan tersebut, AHY, mengatakan bahwa dirinya tidak melihat batu kali pada pengerjaan jalan tersebut.
Lebih lanjut AHY mengatakan bahwa dia melihat tumpukan tumpukan tanah material sertu air dengan bebatuan 
yang kecil- kecil.
Seorang warga Cempedak Lobang lainnya, S, mengatakan pada awak media ini bahwa proyek tersebut seharusnya peningkatan jalan bukan pengerasan jalan. "Sebab jalan sudah berulang kali dilakukan pengerasan dengan swadaya masyarakat. Seharusnya jalan ini dibangun dengan batu batu kali besar yang biasa disebut 'aspal keling", ungkapnya.
Editor: Donini Ari Rajagukguk
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later