Irwan Panjaitan mendukung adanya penyesuaian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Pertamax dan Solar. Hal ini agar subsidi tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat termasuk untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan pemulihan ekonomi.
"Kita dapat memaklumi bahwa penyesuaian harga BBM adalah pilihan terbaik dari beberapa pilihan sulit yang bisa dilakukan pemerintah saat ini untuk menjaga kestabilan ekonomi negara, mengingat subsidi telah memberatkan APBN," jelas Irwan (8/9/2022).
Menurut Irwan, pengalihan subsidi BBM untuk ketahanan ekonomi merupakan langkah yang harus dilakukan pemerintah saat ini. Hal ini agar negara dapat segera bangkit dan pulih lebih cepat. Karena pemerintah harus terus melakukan kajian dan membuat kebijakan yang terbaik untuk masyarakat sebagai dampak yang ditimbulkan dari rasionalisasi penyesuaian harga BBM saat ini.
Harga minyak mentah dunia mengalami lonjakan, bahkan pernah menyentuh pada 105 dollar AS per barel. Hal itu menyebabkan selisih harga jual Pertalite dan solar semakin jauh dari harga keekonomiannya dan berdampak pada beban APBN, jelas Irwan.
Ia menambahkan, jika ini terus dipaksakan, beban subsidi dapat berdampak pada kelanjutan program pemerintah, baik program strategis maupun program wajjb yang menjadi standar pelayanan minimal tiap daerah.
Contohnya DAU (Dana Alokasi Umum) harus dikurangi, transfer ke daerah akan dikurangi, serta hal lain yang dapat memicu permasalahan baru secara nasional.
Menyikapi hal tersebut Irwan Panjaitan menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Asahan dapat agar berlapang dada dan secara bersama-sama memahami situasi sulit tersebut dan secara bersama-sama dalam mendukung dukung program penyesuaian BBM Subsidi demi keberlangsungan kehidupan masyarakat secara nasional.