Sabtu, 02 Mei 2026

Terlalu kecil masalah kegagalan antri vaksin diseret untuk menjegal Kapolda Sumut

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam Sabtu, 07 Agu 2021 07:37
Ronald Naibaho
 Istimewa

Ronald Naibaho

Program Gebyar Vaksin Presisi yang dilaksanakan di wilayah Hukum Polrestabes Medan beberapa hari lalu adalah Program Polri dalam rangka merespon keberadaan dan penyebarluasan Covid 19 dengan bertambahnya korban jiwa di tengah masyarakat. Program Vaksin yang dilakukan di Medan itu turut dihadiri Wakapolri Komjen Pol Gatot Edy Purnomo.

Demikian disampaikan oleh Ronald Naibaho Ketua Lembaga Pemberdayaam Ekonomi Rakyat (LPER) Sumut, menanggapi peristiwa yang terjadi pada Selasa, 3 Agustus 2021 di Jalan Willem Iskandar, Kabupaten Deli Serdang lalu.

Menurut Ronald, apa yang dilaksanakan Polri adalah sesuatu yang harus kita apresiasi karena telah memberi perhatian penuh kepada masyarakat di saat rakyat sulit memperoleh Vaksin.

"Dengan demikian kita harus mendukung langkah-langkah yang dilakukan Polri. Dan ketika ada sedikit masalah, apalagi itu adalah hal yang umum, yakni persolan disiplin atau antrian masyarakat yang belum berjalan dengan baik, yang adalah kelemahan kita semua, yang gagal membudayakan antri, jangan lah kita lalu emosional menyoroti, bahkan menuding Polisi tak becus serta isu Kapolda harus dicopot," tegas mantan aktifis Cipayung Sumut ini, Sabtu (7/8).
"Terlalu kecil ukuran tersebut kita pakai untuk kegagalan seorang Kapolda. Mari kita lihat sesuatu yang baik, harus kita kasih masukan membangun kepada Polri khususnya tentang teknis pelaksanaan yang butuh antri dan disiplin", ajaknya.

Dikatakannya, Program Polri itu di wilayah Polrestabes Medan sehingga secara tanggung jawab tidak serta merta menjadi tanggungjawab Kapolda, melainkan tanggungjawab kita bersama.

"Di masa pendemi ini, sikap membangunlah yang perlu kita tunjukkan. Justru diharapkan sekali semua elemen masyarakat dan mahasiswa bergandengan tangan membantu Program Vaksinasi supaya berjalan dengan baik," ungkapnya.

Obat yang sangat mendesak dimasa Pandemi ini adalah Vaksin agar rakyat bisa beraktifitas dan ekonomi rakyat berjalan
produk kecantikan untuk pria wanita

Terkait statemen adik-adiknya, mahasiswa Kelompok Cipayung Plus Medan-Sumut, Ronald mengajak agar adik-adik mahasiswa berpikir konstruktif dan kritis yang membangun terhadap sesuatu yang dilaksanakan oleh Pemerintah, apalagi saat ini situasi Pandemi.

"Rakyat butuh bantuan dari semua pihak, terlebih mahasiswa. Mari bergotong royong, ekonomi rakyat sudah terpuruk, mari kita bantu dengan apa yang kita bisa," ujarnya.

"Kepada Bapak Kapolda dan jajaran Humas Polda Sumut kita harapkan bisa membuka wacana dan diskusi dengan kelompok masyarakat- mahasiswa demi Percepatan pemutusan penularan Covid 19 ini," pungkas Ronald.

busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️