Selasa, 10 Mar 2026

Rp25 Miliar Diduga Dikorupsi! Bupati Labura Mengaku Tak Tahu Apa-Apa, Ada Apa di Balik 8 Proyek Misterius Ini?

Medan (utamanews.com)
Oleh: New Kamis, 02 Okt 2025 22:02
 Istimewa

Bupati Labuhanbatu Utara, Hendri Yanto Sitorus, akhirnya angkat bicara terkait dugaan korupsi dalam delapan proyek belanja modal gedung dan bangunan yang dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Diketahui, total anggaran dari delapan proyek tersebut mencapai Rp25 miliar. Proyek-proyek ini tersebar di beberapa dinas, namun justru berujung menjadi temuan dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan adanya kekurangan volume pekerjaan pada masing-masing proyek yang secara keseluruhan merugikan negara sekitar Rp6 miliar.

Yang mengejutkan, Bupati Hendri Yanto Sitorus justru mengaku tidak mengetahui adanya delapan proyek tersebut. Pengakuan ini pun menimbulkan banyak tanda tanya, mengingat seorang kepala daerah seharusnya mengetahui dan mengawasi proyek besar di wilayahnya.
“Mohon dikirimkan biar saya teruskan ke inspektorat, apakah sudah dibayarkan atau belum,” tulis Hendri melalui pesan WhatsApp kepada awak media.

Bupati Hendri kemudian menyarankan agar media mengonfirmasi langsung kepada Inspektorat Pemkab Labuhanbatu Utara mengenai dugaan korupsi tersebut. Ia juga meneruskan pesan dari Inspektorat yang menyatakan akan segera melakukan pengecekan.

“Siap Pak Bupati, kami cek temuan BPK-nya,” bunyi pesan dari pihak Inspektorat yang diteruskan oleh Hendri.

Ketidaktahuan Bupati terhadap proyek-proyek senilai puluhan miliar ini dianggap janggal. Hal ini menunjukkan lemahnya pengawasan serta dugaan adanya pembiaran terhadap praktik-praktik menyimpang dalam pengelolaan anggaran daerah.
produk kecantikan untuk pria wanita

Tak hanya sebatas dugaan korupsi fisik proyek, proses tender dari delapan proyek ini juga disorot karena diduga sarat kecurangan. Informasi yang beredar menyebut bahwa proyek-proyek tersebut dikendalikan oleh seorang oknum yang memiliki kedekatan dengan sang bupati.

Karena relasi dekat dengan kepala daerah, oknum tersebut disebut-sebut memiliki akses leluasa dalam mendapatkan proyek-proyek strategis di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Selain itu, ditemukan pula ketidaksesuaian harga material dengan standar yang berlaku. Hal ini menguatkan dugaan bahwa proses pengadaan sarat manipulasi dan nepotisme.

iklan peninggi badan
Adapun delapan proyek yang kini disorot itu antara lain: pembangunan Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Umum, Aula Kantor Camat, Gapura Tugu Perbatasan Kabupaten Labura, penyediaan sarana prasarana instalasi farmasi, paving block Kantor Dinas Kesehatan, serta pembangunan ruang laboratorium komputer dan ruang UKS di SMP Negeri 1 Kualuh Selatan.
Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️