Sabtu, 02 Mei 2026

Puluhan Wartawan Demo di Mapoldasu, Desak Polisi Usut Kasus Kekerasan terhadap Jurnalis

Medan (utamanews.com)
Oleh: Dian Rabu, 15 Okt 2025 19:05
 Istimewa

Puluhan wartawan dari berbagai media yang tergabung dalam Aksi Solidaritas Jurnalis Sumut “Trituwa” (Tiga Tuntutan Wartawan) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara (Mapoldasu), Jalan Sisingamangaraja, Medan, Rabu (15/10/2025).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan protes terhadap kasus intimidasi dan pemukulan terhadap dua jurnalis, yakni Elin Syahputra dan Dedi Irawandi Lubis, yang terjadi saat meliput aksi warga di depan PT Universal Gloves pada Senin, 6 Oktober 2025.

Kedua jurnalis tersebut telah melaporkan insiden kekerasan ke Polsek Patumbak pada Selasa dini hari (7/10/2025) sekitar pukul 00.00 WIB. Bahkan, Elin sempat menjalani Visum et Repertum di RS Bhayangkara Medan pada malam yang sama.


Dalam aksi damai di Mapoldasu, para wartawan menyampaikan tiga tuntutan utama:

Usut tuntas dan tangkap pelaku pemukulan serta intimidasi terhadap jurnalis yang terjadi saat peliputan di PT Universal Gloves.

Selidiki dugaan keterlibatan aparat kepolisian yang diduga membekingi perusahaan tersebut.

produk kecantikan untuk pria wanita
Copot Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora, sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional atas lambannya penanganan kasus.

Dialog dengan Pihak Polda Berujung Kekecewaan
Sekitar pukul 12.00 WIB, perwakilan pendemo diterima oleh Perwira Pengawasan dan Penyidikan (Wassidik) Ditreskrimum Poldasu. Namun, hasil pertemuan tersebut tidak sesuai harapan.

Salah satu kuasa hukum korban, Riki Irawan, SH., MH., menyampaikan kekecewaannya karena pihak Wassidik justru menyalahkan para jurnalis.

iklan peninggi badan
“Kami kecewa. Saat bertemu Wassidik, perwira di sana malah berkata, ‘Kalian kayak tidak ngerti hukum, laporan baru tujuh hari sudah meminta pelaku ditangkap’,” ujar Riki.

Selain itu, pihak Wassidik hanya mengizinkan Elin Syahputra, korban pelapor, masuk ke ruangan, sementara lima perwakilan lainnya diminta menunggu di luar. Hal ini memicu kecurigaan dan kekecewaan lebih dalam dari pihak pendemo.

Aksi Berlanjut, Propam Turun Tangan
Merasa aspirasinya belum didengar, para jurnalis melanjutkan aksi dengan orasi lanjutan dan makan siang bersama di depan Mapoldasu.

Sekitar sore hari, Kasubdit Propam Poldasu AKBP Mustafa Nasution, SH., MH. akhirnya menemui massa. Ia mengajak perwakilan wartawan untuk membuat pengaduan resmi ke Bidang Propam Poldasu.

Setelah laporan diterima oleh Propam, massa aksi mulai merasa puas dan perlahan membubarkan diri dengan tertib.

Solidaritas Jurnalis untuk Kebebasan Pers
Aksi “Trituwa” ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap kebebasan pers di Sumatera Utara. Para jurnalis berharap aparat penegak hukum bersikap profesional dan memastikan setiap kasus kekerasan terhadap wartawan ditangani secara transparan.

Dengan aksi ini, para wartawan menegaskan bahwa intimidasi terhadap jurnalis adalah serangan terhadap demokrasi dan kebebasan berekspresi.
Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️