Proyek Irigasi Tanpa Plang Kegiatan di Panca Arga Baru 2 Bulan Sudah Retak
Asahan (utamanews.com)
Oleh: Hendry
Senin, 09 Des 2024 19:19
I
Ilustrasi
Pembangunan proyek irigasi persawahan tepatnya di Desa Panca Arga, Kec. Rawang Panca Arga, Kab. Asahan yang baru dibangun kurang lebih 2 bulan menjadi sorotan masyarakat.
Hal tersebut dikarenakan, pada dinding proyek drainase yang belum lama dibangun sudah terlihat banyak yang retak bahkan patah. Selain itu pada proyek tersebut tidak pernah tampak plang papan proyek atau papan kegiatannya. Hal tersebut dikatakan Andan, salah seorang petani di persawahan sekitar proyek tersebut, kepada awak media, Senin (09/12/2024).
Kemudian, selain tanpa plang, pengerjaan proyek drainase yang panjangnya kurang lebih 500 meter tersebut diduga dikerjakan asal jadi, karena memanjang seperti ular atau tidak lurus seperti drainase yang telah dibangun sebagai sambungan pengerjaan drainase yang retak-retak itu, menurutnya drainase yang dibangun tersebut, bisa saja ambruk mengingat sudah banyak pada badan dindingnya terlihat patah.
"Saya tidak pernah melihat plangnya Pak, di riol ini sudah banyak yang retak, baru sekitar dua bulan dikerjakan parit riol ini, kamipun tidak tahu berapa panjangnya", kata Andan yang bekerja sebagai buruh tani dipersawahan lokasi proyek tersebut.
Akibat tidak adanya plang papan proyek atau papan kegiatan proyek drainase yang diperkirakan menelan biaya ratusan juta tersebut, menyebabkan kesulitan bagi masyarakat maupun awak media untuk melakukan konfirmasi terkait penggunaan anggaran, besaran biaya serta mengetahui volume pengerjaan drainase tersebut.