Perkuat Tradisi Aswaja, PCNU Labura Gandeng Persulukan Babussalamah dalam Safari Ramadan
Labuhanbatu Utara (Utamanews.com)
Oleh: Darwin Marpaung
Senin, 23 Feb 2026 08:29
Istimewa
Penanaman pohon Jeruk Purut ketua PCNU Labura dengan pimpinan persulukan Babussalamah.
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) resmi menjalin sinergi strategis dengan Persulukan Babussalamah melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada kegiatan Safari Ramadan 1447 H di Desa Parpaudangan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Minggu (22/2/2026).
Langkah ini diambil untuk mempertegas komitmen PCNU Labura dalam menjaga orisinalitas tradisi spiritualitas Islam serta memperkuat fondasi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di wilayah “Bumi Basimpul Kuat Babontuk Elok”.
Sinkronisasi materi dakwah agar tetap selaras dengan nilai-nilai moderasi Islam (wasathiyah) dan tradisi Nahdliyin.
Pemberdayaan Jamaah:
Program pembinaan berkelanjutan bagi jamaah Tarekat Naqsyabandiyah, baik dalam aspek sosial maupun keagamaan.
Proteksi Ideologi:
Menjaga ritualitas zikir dan suluk dari pengaruh paham radikal atau aliran yang tidak sejalan dengan tradisi Nahdliyin.
Ketua PCNU Labura, H. Ahmad Bukhori, menegaskan bahwa persulukan bukan sekadar tempat ibadah, melainkan pusat peradaban dan benteng pertahanan ideologi.
“Tarekat adalah bagian tak terpisahkan dari napas NU. Kolaborasi antara pengurus NU dan jamaah persulukan adalah kunci menjaga Islam yang teduh dan moderat,” ujar Ahmad Bukhori.
Sementara itu, Pimpinan Persulukan Babussalamah, Tuan Guru Sayid Lubis, menyambut baik langkah konkret tersebut. Ia berharap dukungan PCNU dapat membuat amaliah Tarekat Naqsyabandiyah terus mengakar kuat sebagai cahaya bagi masyarakat.
Acara ditutup dengan penanaman bibit jeruk purut secara simbolis oleh jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Labura sebagai lambang pertumbuhan sinergi yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat.