Sebuah Kehormatan, Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani, Sp.A didaulat Membacakan Surat Surat Kartini kepada Sahabat saat menghadiri Peringatan Hari Kartini ke 146 Provinsi Sumatera Utara.
Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani, Sp.A menghadiri Peringatan Hari Kartini ke 146 tingkat Provinsi Sumut, di Hotel The Hill Hotel dan resort Sibolangit Deli Serdang, Selasa 30 April 2024. Acara dihadiri langsung Pj Gubernur Sumut Hassanudin beserta Ketua TP PKK Sumut Ny Desi Hassanudin.
Disela sela kegiatan, Wali Kota Pematangsiantar bersama Ketua TP PKK Sumut beserta Wakil Ketua Bhayangkari Sumut, Bupati Karo didaulat membacakan surat RA Kartini kepada para sahabatnya.
Berikut petikan surat RA Kartini kepada nyonya abendanon Mandri yang dibacakan Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani, Sp.A Belajar pada usia yang sudah matang puluklah keuntungannya. Kami sekarang mengerti jauh lebih baik dan memahami segala sesuatu dan banyak hal yang dulu bagi kami mati sekarang hidup.
Kami tertarik terhadap sangat banyak hal yang dulu tidak kami pedulikan semata mata karena tidak mengerti. Tadi Siang kami demikian terharu oleh suatu contoh kesengsaraan hidup.
Seorang anak berumur 6 tahun menjual rumput. Anak itu lebih besar dari pada kemenakan kami yang kecil.
Bocah itu sama sekali tidak tampak, seolah olah hanya ada dua gundukan rumput berjalan. Ayah menyuruhnya datang dan disitu kami mendengar cerita.
Semantara itu Pj Gubernur Hassanudin mengatakan saat ini Indonesia sangat memperhatikan angka emansipasi wanita semua ada perempuan, Tanpa pembatasan tentunya kita sadari perempuan memiliki peranan penting pada peradaban manusia.
RA Kartini seorang perempuan yang lahir pada 21 April 1879 dengan gagasan habis gelap terbitlah terang. Kita sadari ini merupakan momen menginspirasi dalam memperjuangkan hak hak perempuan di Indonesia.
Peringatan hari Kartini mengusung tema " Perempuan berdaya berkarya berdampak dan mendunia"
Sementara itu Ketua LPSK Drs Hasto Atmojo Suroyo .M.Krim yang hadir langsung dari Jakarta mengatakan sangat terenyuh dengan mendengarkan pembacaan surat RA Kartini dimana pada jaman itu mereka telah dapat berpikir dengan maju.
Semua pelaku kejahatan dengan bentuk perlindungan yang salah satu tindak pidana adalah tindak pidana kekerasan seksual serta tindak pidana perdagangan orang.
Tindak pidana yang lain dalam setiap kasus yang ditangani masik tergambar kuat budaya patriali yang mengistimewakan kaum laki laki berhadapan dengan perempuan. Dimana ini terus diperjuangkan sejak jaman Kartini
Sementara itu Kadis P3A KB Provsu Sri Suryani Purnama Wati mengucapkan terimakasi kepada semua pihak yang turut andil dalam mensukseskan peringatan hari Kartini di Sumut yang ikut andil dalam pemerintahan " Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan bapak penjabat Gubernur" katanya.
Sri Suryani mengatakan berdasarkan RPJM pemprov Sumut revolusi mental adalah meningkatkan budaya literasi dalam menuangkan ide dalam bentuk tulisan kami mengadakan lomba karya tulis ilmiah peranan perempuan dalam pemerintah provinsi untuk pencegahan stunting.
Demi meneruskan semangat Kartini kami mencoba melibatkan berbagai universitas melakukan peningkatan pemberdayaan perempuan sehingga kemandirian ekonomi seperti membantu suami menopang ekonomi keluarga. Kita lakukan upaya pencegahan kekerasan seksual dan kekerasan pada anak. Dengan semangat berkarya dan berdampak menggali segala potensi yang ada dengan tidak lupa menggandeng pihak lain sebagai mitra yang memberikan dana CSR untuk spirit Sumut yang lebih baik.
Acara juga ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman LPSK RI dengan Pemprov Sumut.
Tentang perlindungan saksi dan korban terhadap tindak pidana di Sumatera Utara.
Acara semakin semarak dengan penampilan tari payung serta fashion show dari para pejabat Pemrov Sumut beserta Istri.
Hadir dalam kesempatan Wakapolda Sumut Brigjen Pol Rony Samtana, Jajaran Forkopimda Sumut, Ketua PKK Sumut Desi Hasanuddin, Ketua Darma Wanita Provinsi Sumut Dian Arief Trinugroho.
Turut mendampingi Wali Kota Pematangsiantar dari Pematangsiantar Kadissos P3A Kota Pematangsiantar Pardomuan Nasution, Kadis Kominfo Pematangsiantar Johannes Sihombing, Kabag Prokopim Suherman, S.Sos.I serta Jajaran PKK Kota Pematangsiantar.