Selasa, 07 Apr 2020 13:23

Pancasila adalah kunci keutuhan bangsa

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Rabu, 28 Agu 2019 16:28
Istimewa
Para narasumber dan panitia acara seminar publik "Pancasila, ideologi pemersatu bangsa", Rabu (28/8/2019).
Pancasila adalah kunci keutuhan bangsa, pondasi bangsa Indonesia. Ideologi pemersatu semua perbedaan anak bangsa. Sejarah mencatat, bangsa ini lahir bukan karena persamaan suku, ras, agama atau golongan, tapi bangsa ini lahir karena adanya kehendak untuk hidup bersama (le desir d'etre esemble), karena ada ikatan jiwa dan semangat ingin merdeka.

Demikian sekelumit intisari pembahasan dalam seminar terbuka, yang digelar LSM Martabat di ruang sidang Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (FIS UNIMED), Rabu (28/8/2019). Narasumber dalam seminar ini antara lain DR Deny Setiawan, M.Si (Wakil Dekan I FIS UNIMED) dan Osriel Limbong, S.Pd., M.Si (Direktur Eksekutif Sumut Institute).

"Di jaman pra kemerdekaan, Pancasila menjadi soul (jiwa) dan spirit (semangat) serta pemersatu para pejuang bangsa untuk merdeka dan diakui dunia. Namun kini, 74 tahun setelah merdeka, malahan ada Ormas yang secara terang-terangan menolak Pancasila sebagai asas dalam anggaran dasar pendirian Ormas tersebut", tutur Osriel saat diwawancarai di kampus UNIMED, usai seminar.


Menurut Osriel, hal ini membuktikan bahwa ideologi negara ini sedang terancam. "Pancasila lahir untuk mengakomodir pluralisme (keberagaman) suku bangsa
di Nusantara. Namun definisi pluralisme ini sering disalahartikan juga sebagai keanekaragaman paham/ideologi yang ada di tanah air. Dalam prakteknya, nampak sikap intoleransi terhadap sesama anak bangsa kini makin menguat. Kita sudah melihat dalam pertarungan politis pemilihan langsung baru-baru ini, ada kelompok kepentingan yang menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan. Bahkan mengancam kedaulatan ideologi Pancasila", ungkapnya.

Sementara, DR Deny menegaskan bahwa implementasi dari nilai-nilai praksis yang terkandung dalam Pancasila di kehidupan sehari-hari sangat kurang.

"Nilai-nilai asli bangsa Indonesia yang termaktub dalam Pancasila, adalah nilai berketuhanan, nilai peradaban/adat istiadat, nilai persaudaraan, nilai gotong royong dan nilai-nilai keadilan. Namun makin kesini, nilai-nilai praksis, aktualisasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masih sangat kurang. Para politisi yang harusnya mempertontonkan sikap musyawarah untuk mufakat malah seringan berkelahi di ruang publik. Mayoritas yang harusnya mengayomi si kecil, malah melakukan intimidasi, dan lain sebagainya", jelasnya.

Seminar menyimpulkan bahwa degradasi terhadap Pancasila hanya bisa dilawan dengan mengkampanyekan agar segenap anak bangsa makin mencintai Pancasila. "Namun bagaimana mencintai Pancasila kalau kenal saja tidak? Tak kenal maka tak sayang. Oleh karena itu para pemimpin bangsa saat ini diharapkan dapat menunjukkan implementasi nilai-nilai Pancasila sehingga kita masyarakat dapat meniru", pungkas Deny.
Editor: Herda

T#g:martabatPancasila
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Apr 2020 18:01

    Pemuda Pancasila Sosialisasi, Edukasi dan Semprot Disinfektan di Kabupaten Simalungun

    Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun (MPC, PAC, RANTING, KOTI, SAPMA, dan SRIKANDI) telah melakukan penyemprotan dan sosialisasi pencegahan Pandemi COVID-19 (virus corona) di seluruh Kecamatan se-Kabupaten Simalungun.

  • Senin, 23 Mar 2020 21:13

    MPC Pemuda Pancasila Simalungun Kembali Lakukan Pencegahan Covid-19

    Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun bersama KOTI melakukan aksi bela sosial Pencegahan Covid-19 di Lapas kelas II A Pematangsiantar, Jl. Asahan KM.7 Senin,(23/3/2020).

  • Kamis, 12 Mar 2020 07:12

    Pusjianstra TNI Gelar Komsos, 'Membumikan Pancasila Demi Mewujudkan Indonesia Maju'

    Pusat Pengkajian Strategis (Pusjianstra) TNI menggelar acara Komunikasi Sosial (Komsos) bersama komponen bangsa, dengan tema "Membumikan Pancasila Demi Mewujudkan Indonesia Maju", bertempat di Auditor

  • Rabu, 04 Mar 2020 09:44

    Peran Generasi Milenial Bagi NKRI

    Generasi muda harus ikut serta dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila.

  • Minggu, 23 Feb 2020 06:33

    Penyuluhan Bahaya Organisasi Radikal dan Anti Pancasila Di Nagalawan, Perbaungan

    Kasat Sat Pol Air Polres Sergai pimpin kegiatan "Penertiban dan Penegakan Hukum Bagi Organisasi Radikal dan Anti Pancasila" kepada masyarakat Nelayan pesisir Desa Sei Nagalawan Perbaungan, Sergai bert

  • Rabu, 15 Jan 2020 09:25

    MPC PP Sergai Siap Dukung Program Polres

    Ketua Pemuda Pancasila Dzulpanyah SH, mengatakan pihaknya akan selalu menjaga Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) agar tetap kondusif dan siap mendukung pihak kepolisian dan tidak akan membuat keonaran

  • Minggu, 15 Des 2019 18:15

    1000 Pelajar SMA Se- Kabupaten Serdang Bedagai Ikuti Seminar 'Kita Pancasila'

    Founder Rumah Aspirasi Milenial (RAM) Elvi Yuliana Napitupulu mengadakan seminar nasional, 'Kita Pancasila' untuk yang pertama kali di Sumatera Utara.Seminar yang diadakan di Objek Wisata Wo

  • Kamis, 12 Des 2019 20:42

    Rakor dan Silaturahmi MPC Pemuda Pancasila Sergai

    Rapat koordinasi dan silaturahmi Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Serdang Bedagai, dihadiri Ketua MPC Dzulpansyah, SH., H. Syaiful Azhar, pengurus MPC, PAC se-Kabupaten Serdang

  • Kamis, 05 Des 2019 21:15

    KOTI PP Sergai Gotong Royong di Jalinsum Sei Rampah

    Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila bersama KOTI Pemuda Pancasila Sergai melaksanakan kegiatan gotong royong di sekitar kantor MPC PP yang baru di Sei Rampah, Kamis (5/12/2019).Ketua MPC PP Serga

  • Selasa, 26 Nov 2019 16:26

    Edy Rahmayadi: Untuk Bangsa Indonesia, Pancasila Sudah Final

    Pancasila adalah konsensus dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal tersebut sudah final dan tidak dapat diubah. Jika berubah, maka NKRI akan berubah pula.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak