Sabtu, 19 Sep 2020 06:01

Pancasila adalah kunci keutuhan bangsa

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Rabu, 28 Agu 2019 16:28
Istimewa
Para narasumber dan panitia acara seminar publik "Pancasila, ideologi pemersatu bangsa", Rabu (28/8/2019).
Pancasila adalah kunci keutuhan bangsa, pondasi bangsa Indonesia. Ideologi pemersatu semua perbedaan anak bangsa. Sejarah mencatat, bangsa ini lahir bukan karena persamaan suku, ras, agama atau golongan, tapi bangsa ini lahir karena adanya kehendak untuk hidup bersama (le desir d'etre esemble), karena ada ikatan jiwa dan semangat ingin merdeka.

Demikian sekelumit intisari pembahasan dalam seminar terbuka, yang digelar LSM Martabat di ruang sidang Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (FIS UNIMED), Rabu (28/8/2019). Narasumber dalam seminar ini antara lain DR Deny Setiawan, M.Si (Wakil Dekan I FIS UNIMED) dan Osriel Limbong, S.Pd., M.Si (Direktur Eksekutif Sumut Institute).

"Di jaman pra kemerdekaan, Pancasila menjadi soul (jiwa) dan spirit (semangat) serta pemersatu para pejuang bangsa untuk merdeka dan diakui dunia. Namun kini, 74 tahun setelah merdeka, malahan ada Ormas yang secara terang-terangan menolak Pancasila sebagai asas dalam anggaran dasar pendirian Ormas tersebut", tutur Osriel saat diwawancarai di kampus UNIMED, usai seminar.


Menurut Osriel, hal ini membuktikan bahwa ideologi negara ini sedang terancam. "Pancasila lahir untuk mengakomodir pluralisme (keberagaman) suku bangsa
di Nusantara. Namun definisi pluralisme ini sering disalahartikan juga sebagai keanekaragaman paham/ideologi yang ada di tanah air. Dalam prakteknya, nampak sikap intoleransi terhadap sesama anak bangsa kini makin menguat. Kita sudah melihat dalam pertarungan politis pemilihan langsung baru-baru ini, ada kelompok kepentingan yang menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan. Bahkan mengancam kedaulatan ideologi Pancasila", ungkapnya.

Sementara, DR Deny menegaskan bahwa implementasi dari nilai-nilai praksis yang terkandung dalam Pancasila di kehidupan sehari-hari sangat kurang.

"Nilai-nilai asli bangsa Indonesia yang termaktub dalam Pancasila, adalah nilai berketuhanan, nilai peradaban/adat istiadat, nilai persaudaraan, nilai gotong royong dan nilai-nilai keadilan. Namun makin kesini, nilai-nilai praksis, aktualisasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masih sangat kurang. Para politisi yang harusnya mempertontonkan sikap musyawarah untuk mufakat malah seringan berkelahi di ruang publik. Mayoritas yang harusnya mengayomi si kecil, malah melakukan intimidasi, dan lain sebagainya", jelasnya.

Seminar menyimpulkan bahwa degradasi terhadap Pancasila hanya bisa dilawan dengan mengkampanyekan agar segenap anak bangsa makin mencintai Pancasila. "Namun bagaimana mencintai Pancasila kalau kenal saja tidak? Tak kenal maka tak sayang. Oleh karena itu para pemimpin bangsa saat ini diharapkan dapat menunjukkan implementasi nilai-nilai Pancasila sehingga kita masyarakat dapat meniru", pungkas Deny.
Editor: Herda

T#g:martabatPancasila
Berita Terkait
  • Senin, 14 Sep 2020 09:44

    Masyarakat Mendukung RUU BPIP

    Regulasi terkait pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) ke dalam undang-undang dinilai amat penting. Sebab, hal ini merupakan jawaban dari berbagai tantangan ideologis seperti paham komunisme, liberalisme

  • Minggu, 13 Sep 2020 20:43

    Tokoh Masyarakat Sumut Tak Rela Ruang Publik Dikuasai Orang Yang Ingin Indonesia Hancur

    Penguatan nilai-nilai Pancasila dan nilai kebhinekaan harus terus dilakukan pada ruang-ruang publik. Hal ini penting agar pemahaman mengenai nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika tetap utuh di teng

  • Kamis, 20 Agu 2020 17:30

    Martabat Indonesia Siap Kawal Pemerintahan Konstitusional

    Masyarakat Pemantau Kewibawaan Aparatur Negara (Martabat) Indonesia, sebuah organisasi lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang fokus mengamati perkembangan sosial dan kebijakan politik di nusantara, men

  • Jumat, 14 Agu 2020 11:34

    Razman Arif Nasution Pimpin Rapat Pleno I Pengurus Pusat BPPH Pemuda Pancasila

    Pengurus Pusat Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila masa bakti 2020-2024 menggelar rapat pleno perdananya pada Rabu (12/8/2020) siang.Bertempat di Sekretariat Majelis Pimpinan

  • Rabu, 12 Agu 2020 10:12

    Sat Lantas Polres Sergai Sosialisasi Tertib Lalu Lintas, Bagi Masker & Teks Pancasila

    Satuan Lalu Lintas Polres Serdang Bedagai memberikan sosialisasi kepada para pengendara serta masyarakat tentang tertib berlalu Lintas di jalan Raya di Jalinsum Desa Pon, Kec. Sei Bamban, Selasa (11/0

  • Rabu, 05 Agu 2020 22:35

    Bung Toha Hasibuan Kembali Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua PAC Pemuda Pancasila Bilah Barat

    Muhammad Toha Hasibuan atau biasa disapa dengan panggilan Bung Toha terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Kecamatan Bilah Barat untuk yang kedua

  • Senin, 27 Jul 2020 03:27

    Butuh Payung Hukum untuk Menanamkan Nilai-Nilai Pancasila

    Pemerintah menggodok RUU BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) sebagai payung hukum untuk menanamkan nilai Pancasila. RUU ini berisi tentang fungsi, wewenang, dan struktur BPIP. Namun tidak mengub

  • Kamis, 23 Jul 2020 09:53

    Pengamat, Karyono Wibowo: RUU BPIP dan Internalisasi Nilai-nilai Pancasila Harus Direalisasikan

    Upaya menjaga dan menguatkan nilai-nilai Pancasila di masyarakat harus gencar diupayakan agar pondasi wawasan kebangsaan masyarakat kuat dan tidak mudah goyah oleh ideologi-ideologi impor dan transnas

  • Kamis, 23 Jul 2020 09:53

    Komunitas GESIT dan FJP Ajak Masyarakat dan Warganet Dukung Penguatan Pembinaan Nilai-Nilai Pancasila

    Komunitas Generasi Literasi Terbit (GESIT) dan Forum Jurnalis Pesantren mengadakan Bincang Online (Podcast) dengan tema "Peran warganet dan Milenial melawan paham radikal serta komunisme melalui pengu

  • Sabtu, 18 Jul 2020 03:18

    Pancasila, Perisai Penangkal Paham Radikalisme dan Komunisme

    Indonesia sebagai negara dengan masyarakat multikultural, banyak oknum yang sengaja melempar isu untuk membuat konflik di tengah masyarakat. Terorisme adalah salah satu yang sering membuat masyarakat

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak