Senin, 18 Nov 2019 15:24

Pancasila adalah kunci keutuhan bangsa

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Rabu, 28 Agu 2019 16:28
Istimewa
Para narasumber dan panitia acara seminar publik "Pancasila, ideologi pemersatu bangsa", Rabu (28/8/2019).
Pancasila adalah kunci keutuhan bangsa, pondasi bangsa Indonesia. Ideologi pemersatu semua perbedaan anak bangsa. Sejarah mencatat, bangsa ini lahir bukan karena persamaan suku, ras, agama atau golongan, tapi bangsa ini lahir karena adanya kehendak untuk hidup bersama (le desir d'etre esemble), karena ada ikatan jiwa dan semangat ingin merdeka.

Demikian sekelumit intisari pembahasan dalam seminar terbuka, yang digelar LSM Martabat di ruang sidang Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (FIS UNIMED), Rabu (28/8/2019). Narasumber dalam seminar ini antara lain DR Deny Setiawan, M.Si (Wakil Dekan I FIS UNIMED) dan Osriel Limbong, S.Pd., M.Si (Direktur Eksekutif Sumut Institute).

"Di jaman pra kemerdekaan, Pancasila menjadi soul (jiwa) dan spirit (semangat) serta pemersatu para pejuang bangsa untuk merdeka dan diakui dunia. Namun kini, 74 tahun setelah merdeka, malahan ada Ormas yang secara terang-terangan menolak Pancasila sebagai asas dalam anggaran dasar pendirian Ormas tersebut", tutur Osriel saat diwawancarai di kampus UNIMED, usai seminar.


Menurut Osriel, hal ini membuktikan bahwa ideologi negara ini sedang terancam. "Pancasila lahir untuk mengakomodir pluralisme (keberagaman) suku bangsa
di Nusantara. Namun definisi pluralisme ini sering disalahartikan juga sebagai keanekaragaman paham/ideologi yang ada di tanah air. Dalam prakteknya, nampak sikap intoleransi terhadap sesama anak bangsa kini makin menguat. Kita sudah melihat dalam pertarungan politis pemilihan langsung baru-baru ini, ada kelompok kepentingan yang menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan. Bahkan mengancam kedaulatan ideologi Pancasila", ungkapnya.

Sementara, DR Deny menegaskan bahwa implementasi dari nilai-nilai praksis yang terkandung dalam Pancasila di kehidupan sehari-hari sangat kurang.

"Nilai-nilai asli bangsa Indonesia yang termaktub dalam Pancasila, adalah nilai berketuhanan, nilai peradaban/adat istiadat, nilai persaudaraan, nilai gotong royong dan nilai-nilai keadilan. Namun makin kesini, nilai-nilai praksis, aktualisasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masih sangat kurang. Para politisi yang harusnya mempertontonkan sikap musyawarah untuk mufakat malah seringan berkelahi di ruang publik. Mayoritas yang harusnya mengayomi si kecil, malah melakukan intimidasi, dan lain sebagainya", jelasnya.

Seminar menyimpulkan bahwa degradasi terhadap Pancasila hanya bisa dilawan dengan mengkampanyekan agar segenap anak bangsa makin mencintai Pancasila. "Namun bagaimana mencintai Pancasila kalau kenal saja tidak? Tak kenal maka tak sayang. Oleh karena itu para pemimpin bangsa saat ini diharapkan dapat menunjukkan implementasi nilai-nilai Pancasila sehingga kita masyarakat dapat meniru", pungkas Deny.
Editor: Herda

T#g:martabatPancasila
Berita Terkait
  • Senin, 04 Nov 2019 16:04

    Ketua MPC PP Kota Bogor Ajak Masyarakat Amalkan Pancasila

    Pancasila itu dikagumi seluruh negara, kebetulan saya pernah dapat kesempatan beberapa kali pendidikan ke luar negeri, mereka iri dengan Indonesia, karena Indonesia punya Pancasila.Demikian dinyatakan

  • Sabtu, 12 Okt 2019 12:12

    H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST. MT, Diupah-upah Sesepuh dan Kader Pemuda Pancasila Labuhanbatu

    Sesepuh dan Kader Pemuda Pancasila kabupaten Labuhanbatu, terdiri dari jajaran pengurus MPO, MPC dan Ketua PAC se-kabupaten Labuhanbatu serta tokoh masyarakat Labuhanbatu, Jum'at (11/10/19) mengu

  • Rabu, 02 Okt 2019 15:02

    Dandim 0824/Jember: Idiologi Pancasila Harus Selalu Dipertahankan

    Pada setiap tanggal 1 Oktober dalam setiap tahunnya selalu dilaksanakan Hari Kesaktian Pancasila, seperti halnya yang dilakukan di Alun Alun Jember pada Selasa (01/10/2019) Pukul 10.00 Wib yang dilaks

  • Selasa, 01 Okt 2019 16:01

    Panglima TNI Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    Presiden RI Ir. H. Joko Widodo bertindak selaku Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (1/10/2019). Turut hadir pada

  • Selasa, 01 Okt 2019 12:21

    Bupati Labuhanbatu Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2019

    Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT bertindak sebagai pimpinan upacara Hari Kesaktian Pancasila yang bertemakan "Pancasila Sebagai Dasar Penguatan Karakter Bangsa Menuju Indonesia Maj

  • Selasa, 01 Okt 2019 11:41

    Zahir Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2019 di Batubara

    Bupati Batu Bara, Ir.H.Zahir, M.AP, memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2019, dengan tema "Pancasila sebagai dasar penguatan karakter bangsa menuju Indonesia maju dan bahagia",

  • Selasa, 24 Sep 2019 11:24

    Ketua KNPI Kota Tebing Tinggi: Bung EL Harapan Pemuda Sumut Bermartabat

    Ketua KNPI Kota Tebing Tinggi, Syahri mengucapkan selamat atas terpilihnya El Adrian Shah sebagai Ketua KNPI Sumut."Bung El sudah terpilih, saya atas nama Pemuda dan KNPI Kota Tebing Tinggi mengucapka

  • Kamis, 05 Sep 2019 09:05

    Belajar Memaknai Toleransi dan Kewaspadaan Dari Peristiwa Papua

    Negara ini dibangun atas dasar perbedaan. Menghargai perbedaan merupakan kunci terciptanya perdamaian. Sejarah mencatat bahwa tegaknya negara ini karena menghargai perbedaan suku, ras, agama, dan anta

  • Kamis, 05 Sep 2019 03:05

    Pihak yang tidak akui pemerintahan sah merupakan pengkhianat bangsa

    Salahsatu keputusan Ijtima' Ulama IV pada tanggal 5 Agustus 2019 adalah tidak mengakui pemerintah yang terpilih sebagai hasil pemilihan umum yang lalu. Berdasarkan konstitusi, hal tersebut merupa

  • Minggu, 01 Sep 2019 03:01

    Peran Anak Muda Menolak Konsep NKRI Bersyariah

    Ijtima Ulama 4 menghasilkan konsep NKRI Bersyariah, konsep tersebut jelas sangat tidak diperlukan, karena Indonesia sudah memiliki ideologi Pancasila. Sehingga Ideologi- ideologi lainnya tidak bisa di

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak