Karang Taruna Kecamatan Bayung Lencir menyampaikan aspirasi dari seluruh masyarakat akan kebutuhan dasar ketersediaan pasokan aliran listrik melalui Aksi Unjuk Rasa (Unras) Damai bergabung dengan KNPI-Himpunan Mahasiswa dan Pemuda (HMP) atau aktivis gabungan mahasiswa dari Bayung Lencir serta Forum Masyarakat Bayung Lencir yang dilakukan di lokasi PT DSSP Power Sumsel (PLTU Mulut Tambang Sumsel 5), Desa Sindang Marga, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (28/12/2020). Unras damai selesai dilakukan pukul 14.30 WIB.
Secara terpisah wartawan utamanews.com meminta kesediaan Ketua Karang Taruna Kecamatan Bayung Lencir Panji Syahputra, S.Sos memberikan keterangannya melalui pesan aplikasi WhatsApp.
"Harapan kami pemuda Bayung Lencir khususnya Karang Taruna, agar PLN Dan PT DSSP Sumsel V segera bersinergi, kerja cepat uuntuk memenuhi hak pelanggan listrik masyarakat Kecamatan Bayung Lencir agar terbebas dari krisis listrik," tulisnya.
Ketua Karang Taruna Kelurahan Bayung Lencir sekaligus Bendahara Karang Taruna Kecamatan Bayung Lencir Deka Aryanto, S.H menyampaikan perihal buruknya layanan listrik di Bayung Lencir.
"Hingga saya ikut turun ke lapangan menuntut agar DSSP dan PLN memaksimalkan kinerjanya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat karena aksi jilid 1 dan jilid 2 telah menghasilkan kesepakatan dengan dibangunnya TFT, tapi pelayanan kepada masyarakat masih saja amburadul dan membuat kami geram. Kalau kami hanya minta saja (secara gratis) gak bakal kami marah, nah kami ini bayar, tapi masih semaunya (PLN) memadamkan listrik", tambahnya.
"Harapan kami dan umumnya masyarakat Bayung Lencir adalah kami ingin listrik yang normal dan lancar itu saja. Jangan salahkan kami kalau janji PLN dan DSSP tidak terealisasi kami akan kembali datang dengan massa yang lebih banyak untuk Unras Jilid 3," tulisnya.
Berdasarkan pantauan hari ini, mulai dini hari sampai berita ini diturunkan, telah terjadi pemadaman listrik sebanyak 4 (empat kali) di wilayah kecamatan Bayung Lencir.