Minggu, 26 Apr 2026

Mengenal Solu Parduadua di Perayaan Kemerdekaan di Simalungun

SIMALUNGUN (utamanews.com)
Oleh: Tony Desmon Selasa, 15 Agu 2017 20:25
Perayaan HUT kemerdekaan RI ke-72 di pantai bebas Parapat, Simalungun
 Dok

Perayaan HUT kemerdekaan RI ke-72 di pantai bebas Parapat, Simalungun

Beragam perlombaan di perayaan hari kemerdekaan dihadirkan di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Namun, ada yang unik dalam perlombaan tersebut yakni kehadiran Solu Parduadua.

Solu Parduadua merupakan sampan yang menjadi ciri khas ketika datang ke Sumatera Utara. Kehadiran sampan ini bisa dikatakan sangat jarang dilihat akibat perkembangan jaman. Oleh karenanya di perayaan kemerdekaan Indonesia ke-72 di Kabupaten Simalungun Solu Parduadua dihadirkan.

"Solu Parduadua berasal dari bahasa Sumatera Utara, di mana Solu berarti sampan sedangkan Parduadua berarti dua orang yang mengemudikan sampan," ucap Bupati Simalungun JR Saragih di Pantai Bebas, Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (15/8/2017).

Diakuinya, Solu Parduadua merupakan perahu tradisional yang sudah ada sejak lama. Biasanya, perahu ini kerap digunakan masyarakat dalam mencari ikan di sekitaran perairan Danau Toba.
"Solu Parduadua biasanya dibuat dari kayu Jior atau Ilung dengan panjang 6 hingga 8 meter. Perahu sampan ini dibuat dari kayu utuh tanpa ada paku sebagai penahannya," paparnya lagi.

Orang nomor satu di Kabupaten Simalungun ini menambahkan proses pembuatan perahu sampan ini bisa ditemui di seluruh pesisiran Danau Toba di Kabupaten Simalungun. 

"Selain perkembangan jaman, proses pembuatan kapal ini juga cukup memakan waktu yang lama. Selain itu, biaya yang dibutuhkan cukup besar," tambahnya lagi.

Di sisi lain, Ketua Pelaksana Kemerdekaan Indonesia Marolop Silalahi menambahkan dengan menghadirkan Solu Parduadua maka akan mengingatkan sejarah kehadiran Indonesia kepada generasi muda.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Solu Parduadua merupakan kekayaan budaya Indonesia yang sudah ada sejak lama, dengan menghadirkan sampan tersebut maka generasi muda akan semakin ingat perjuangan Indonesia di masa lampau," tambahnya.

Sedangkan, para peserta Solu Parduadua mengaku sangat rindu dengan kehadiran Solu Parduadua yang dihadirkan Pemerintahan Kabupaten Simalungun di perayaan kemerdekaan Indonesia ke-72.

"Solu Parduadua sudah jarang ditemui, maka dengan diadakannya lomba sampan tersebut kian mengingatkan kita perihal keberadaan Solu Parduadua yang perlahan mulai menghilang," tutup salah satu peserta Solu Parduadua Budi Sitanggang.

busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️