Kamis, 21 Mei 2026
Masyarakat Labuhanbatu Pesimis Bupati Pangonal Harahap Jadi Tahanan KPK
Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Boraspati/Moratua Tanjung Rabu, 18 Jul 2018 05:58
Bupati Pangonal Harahap saat mengikuti aksi bela Islam terkait puisi, di Rantau Prapat, Labuhanbatu, Sumatera Utara, Jum'at (6/4/2018).
Istimewa

Bupati Pangonal Harahap saat mengikuti aksi bela Islam terkait puisi, di Rantau Prapat, Labuhanbatu, Sumatera Utara, Jum'at (6/4/2018).

Kurang dari 24 jam beredarnya kabar penangkapan Bupati Labuhanbatu, H. Pangonal Harahap oleh KPK dan membuat gempar publik Kabupaten Labuhanbatu. 

Pantauan UTAMANEWS.COM, hal tersebut bukan tanpa sebab, karena dalam kurun waktu seminggu terakhir, telah terjadi 2 kasus penangkapan terkait suap/pungli di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. 


Berbagai respon dilontarkan publik terhadap operasi penangkapan tersebut dan kebanyakan menyatakan kaget dengan alasan Bupati yang menjabat berasal dari 'partai penguasa.'
Saat di Mapolres Labuhanbatu, Selasa malam (17/7/2018), salah seorang warga mengatakan, "KPK ocop (tangkap) Pangonal merupakan kejadian luar biasa. Semoga kasusnya tidak putus di tengah jalan. Kita masih harus menunggu status hukum untuk terbukti atau tidak menjadi tersangka KPK dalam tempo 1x24 jam. Kita belum tahu siapa bekingnya, bisa saja dia dilepaskan."

"Tapi kita berharap KPK mengambil langkah yang tepat. Kesimpulan dari kejadian ini, masyarakat pesimis Bupati jadi tersangka KPK," jelasnya.

Sementara di Jakarta, Juru bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan Pangonal Harahap ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

"Saya pastikan ada lima orang yang diamankan sejauh ini. Jadi ada Bupati (Pangonal Harahap) tadi dibawa dari Bandara Soekarno Hatta," terang Febri di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/7/2018).

produk kecantikan untuk pria wanita
Selain Bupati Pangonal Harahap yang ditangkap di Bandara Soekarno Hatta ada seorang lainnya yang juga diamankan di Jakarta dan dibawa ke KPK.

Penyidik, kata Febri, juga menangkap tiga orang di Labuhanbatu, di antaranya pihak swasta.
Sejauh ini, proses di Labuhanbatu maupun di Jakarta, berjalan dengan baik.

"Ada pihak swasta yang diamankan di Labuhanbatu dan sekarang dibawa ke Polres setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut."

iklan peninggi badan
Pangonal diduga menerima suap berkaitan dengan proyek di Dinas PUPR wilayahnya.

"Kami duga uang tersebut terkait dengan proyek Dinas PUPR setempat," ujar Febri.

busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later