Sabtu, 02 Mei 2026

Mahasiswa Binjai Demo Tolak Rencana Kenaikan BBM Bersubsidi

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Jumat, 02 Sep 2022 12:22
HIPAMAHKOTA periode 2022-2025, menggelar aksi Unjukrasa damai di 2 tempat yang berbeda, yaitu di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemko Binjai) dan Kantor DPRD Kota Binjai, Jumat (2/9).
 Istimewa

HIPAMAHKOTA periode 2022-2025, menggelar aksi Unjukrasa damai di 2 tempat yang berbeda, yaitu di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemko Binjai) dan Kantor DPRD Kota Binjai, Jumat (2/9).

Sejumlah mahasiswa yang menamakan dirinya Pengurus Besar Himpunan Pelajar Mahasiswa Kota Rambutan (HIPAMAHKOTA) periode 2022-2025, menggelar aksi Unjukrasa damai di 2 tempat yang berbeda, yaitu di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemko Binjai) dan Kantor DPRD Kota Binjai, Jumat (2/9). 

Dalam aksi unjukrasa ini, tampak puluhan petugas dari Satpol PP, Dishub Binjai, Kodim 0203/LKT, dan Polres Binjai, mengamankan aksi tersebut. 

Pantauan awak media di lokasi, dengan menggunakan alat pengeras suara (Toa) dan spanduk berukuran besar yang bertuliskan tuntutan mereka, para pengunjukrasa terus menyuarakan aksinya.
"Tegas..!! Menolak kenaikan harga BBM. Kami diam selama ini bukan bodoh, kami bergerak hari ini karena jeritan rakyat," berikut isi tulisan yang ada di spanduk berukuran besar. 
Ketua HIPAMAHKOTA periode 2022-2025, Dodi Setiawan, dalam orasinya mengatakan, sehubungan dengan isu yang berkembang tentang kenaikan BBM dan perihal UU RKUHP yang tidak memihak kepada rakyat sehingga mengakibatkan kesenjangan terhadap masyarakat, maka kami menolak kenaikan harga BBM. Sebab menurutnya, berdasarkan wacana Pemerintah, BBM bersubsidi akan dinaikkan mencapai 30 persen.
"Oleh sebab itu, PB HIPAMAHKOTA menolak adanya kenaikan BBM bersubsidi karena kami menilai tidak tepat sasaran dan membuat kalangan kelas menengah dan kelas bawah, terdampak dengan kenaikan tersebut, mengingat rakyat Indonesia baru pulih dari Pandemi Covid," ungkapnya. 

Sedangkan terkait UU RKUHP yang kontroversi salah satunya adalah membahas pasal perpasal yang tidak memihak kepada masyarakat, lanjut Dodi, maka kami menilai perlu adanya pengkajian.
"Sedangkan terkait UU RKUHP, kami dengan tegas menolaknya," ujarnya. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Tidak hanya itu, dengan membawa duplikat keranda, para pengunjukrasa juga menolak tarif listrik yang mahal yang diberlakukan Pemerintah, sehingga beban itu memberatkan masyarakat.

"Pemerintah agar segera mencabut kebijakan tersebut," demikian ungkap para pengunjukrasa. 

Dalam unjukrasa tersebut, para mahasiswa juga menyerahkan pernyataan aksi kepada Pemko Binjai yang diterima oleh Sekdako, H Irwansyah Nasution.
Editor: Herda
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️