Doni Rahmadi Butar-Butar selaku Ketua Kaum Milenial Indonesia Wilayah Tapanuli Utara sangat menyayangkan kegiatan seperti ini terjadi di tengah darurat kesehatan global kini.
"Kaum Milenial Indonesia berharap agar kejadian serupa tak terulang kembali dan mengingatkan Pimpinan Kimia Farma Diagnostik serta perusahaan penyelenggara test covid 19 agar lebih meningkatkan monitoring di lapangan", ujar Doni lewat keterangan tertulisnya kepada utamanews.com pada Sabtu, 1 Mei 2021.
"Kita sangat menyayangkan kejadian tersebut terjadi, di tengah darurat kesehatan global, masih ada oknum-oknum nakal yang berani melakukan tindakan seperti itu. Sangat miris ya, kita sudah swab antigen, itu pun hasilnya belum tentu akurat, tetapi harus dipalsukan pula oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab, ini merupakan bentuk kejahatan yang amat merugikan masyarakat dengan memanfaatkan kondisi yang ada dan ketidaktahuan masyarakat," tambahnya.
Seperti sudah diketahui, ketika seseorang dinyatakan positif dengan Rapid tes Antigen, perlu dilakukan test ulang menggunakan test PCR.
Kaum Milenial Indonesia juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan berharap juga agar di daerah seluruh Indonesia, semua laboratorium penyelenggara test swab antigen maupun test untuk mendeteksi covid 19 agar diperiksa dan diawasi, jangan sampai kejadian yang sama terulang kembali.
Doni juga menilai Langkah yang diambil Erick Thohir selaku Menteri BUMN merombak susunan direksi dan komisaris Kimia Farma sudah tepat karena merupakan salah satu langkah agar kejadian yang sama tak terulang lagi baik di Kimia Farma maupun di perusahaan penyelenggara test covid 19 lainnya.