Aksi demonstrasi tersebut, mendapat pengawalan dari aparat kepolisian Polres Batu Bara, serta petugas Satpol PP Batu Bara.
Berdasarkan pantauan, demostrasi yang dilakukan dari elemen BEM STIT, menuntut dan menagih janji Bupati Zahir. Dimana kala itu Zahir pernah menjanjikan beasiswa bagi 100 mahasiswa yang berprestasi.
Akibat hal itu terjadi, Ketua BEM STIT Batu Bara, Muhammad Khairun Nizam bersama teman-temannya turut bereaksi sehingga berujung aksi.
Dalam orasinya, dia mengemukakan dengan suara lantangnya, setahun laman kami menunggu, terhitung sejak 21 Januari 2021 hingga Bulan September 2022, kini belum terealisasi juga.
Janji Bupati dapat dinilai, hanya berupa isapan jempol belaka. Padahal, keberadaan STIT merupakan satu-satunya kampus yang ada di Kabupaten Batu Bara, pungkas Nizam.
Kemudian Nizam berujar, kami ini seolah-olah dianak tirikan di kampung sendiri. Meskipun kami ini terdiri dari seorang anak nelayan, anak tukang ojek, namun kami tetap bersusah payah demi meraih cita-cita, agar bisa mengenyam dunia pendidikan.
Harusnya kami ini diperhatikan, tak sepatutnya Bupati berbohong dan ingkar pada janjinya. Mana janjinya Pak Bupati, hingga kini apa yang Pak Bupati janjikan kepada kami namun tak juga terealisasi, ketus Nizam sembari memberikan pengeras suara kepada Plt. Kadisdik Batu Bara.
Plt. Kadisdik Batubara, Darwin Tumanggor ketika menyambut unjuk rasa yang digelar BEM STIT Batu Bara tersebut, dia ngotot-ngotatan dan pasang badan untuk menyangkal semua satatmen yang dilontarkan mahasiswa itu.
Di hadapan aksi massa, dia memang mengakui, bahwa perioritas Bupati adalah pendidikan, namun yang dimaksudkan pendidikan itu adalah, pendidikan dasar, bukan sampai ke jenjang tingkat SMP.
Perlu diketahui, pada saat membuat perjanjian kepada adik-adik mahasiswa, saya belum menjabat kepala dinas. Dan secara kebetulan, saya juga berada di kantor di kala itu.
Meski demikian, saya akan berusaha menyampaikan semua aspirasi adik-adik mahasiswa kepada Bupati. Karena anggaran tersebut sudah ditampung di P-APBD 2022 ini, jelas Tumanggor di hadapan Ketua BEM STIT Batu Bara.
Pada kesempatan sama, Asisten I Sekdakab Baru Bara, Rusian Heri turut juga menyambangi adik-adik mahasiswa dari BEM STIT Batu Bara. Dalam sentuhan sambutannya, dia dibilang apa bila memang sudah ditampung dalam anggaran P-APBD, berarti pada Bulan Desember 2022 sudah bisa clear itu.
Jadi, adik-adik mahasiswa harap bersabar dulu. Dan anggarannya nanti segera disalurkan paling lambat akhir tahun atau pada pertengahan Desember 2022, kata Rusian Heri menjanjikan kepada mahasiswa.
Namun disela-sela berjalannya aksi demonstrasi, Ketua BEM STIT Batu Bara, Khairun Nizam sempat mengeluarkan nada ancaman, dia bilang ketika janji ini tak juga terealisasi, kami akan menurunkan masa yang lebih besar lagi, gumamnya sambil meninggalkan kantor Bupati dengan tertib.