PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Branch Office (BO) Stabat, menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8).
Upacara yang digelar di halaman samping Parkiran Kantor BRI BO Stabat, tepatnya di Jalan KH. Zainul Arifin No. 52, Stabat, Kabupaten Langkat, diikuti oleh seluruh karyawan, petugas keamanan, serta seluruh Unit Kerja dibawah jajaran BRI BO Stabat.
Mengusung tema nasional "Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju" dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut pemimpin BRI BO Stabat, Ramlan, dipercaya sebagai inspektur upacara dalam momentum sakral tersebut. Sedangkan Zulham Riyadi (Satpam BRI BO Stabat) dipercaya sebagai komandan upacara.
"Tema yang kita usung ini mencerminkan semangat kolektif membangun bangsa menuju masa depan yang lebih baik," ungkap Ramlan.
Dalam upacara tersebut, nuansa pakaian adat dari berbagai suku yang ada di Indonesia, seperti pakaian adat Melayu, Karo, Batak, hingga pakaian Kebaya dan batik, tampak dikenakan oleh para peserta upacara.
Tiga orang yang bertugas mengibarkan Bendera juga sukses mengibarkan sang saka merah putih dengan penuh semangat dan disiplin dalam upacara yang berlangsung lancar dan khidmat tersebut.
"Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, juga merupakan visi besar negara yang diperjuangkan bersama oleh pemimpin dan seluruh rakyat Indonesia," tutur Ramlan.
Sebagai Pemimpin BRI BO Stabat, pria yang akrab dengan awak media ini juga menegaskan jika tema nasional yang diusung tersebut bermakna semangat yang mencerminkan karakter bangsa Indonesia yang selalu menjunjung tinggi kerukunan antar warga dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
"Kita juga berharap momen peringatan hari ulang tahun Republik Indonesia ke-80 ini sebagai bentuk untuk merefleksikan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mensejahterakan rakyat. Melalui 8 Asta Cita, 17 program prioritas, dan 8 Program Hasil Terbaik Cepat, pemerintah fokus memastikan kesejahteraan masyarakat," demikian kata Ramlan diakhir penyampaiannya.