Sabtu, 02 Mei 2026

DPC HIPKI Langkat Bagikan Ribuan Masker Kepada Warga Terdampak Erupsi Sinabung

LANGKAT (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Minggu, 23 Agu 2020 21:13
 Istimewa

Berbagai jenis bantuan seperti bahan makanan berupa Sembako maupun masker, terus disalurkan untuk korban yang terdampak Erupsi Gunung Sinabung.

Bantuan yang diberikan kepada warga sekitar yang terdampak Erupsi Gunung Sinabung tersebut merupakan bentuk keprihatinan dan kemanusiaan serta rasa persaudaraan dari mereka.

Salah satu yang ikut memberikan bantuan tersebut adalah Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (DPC HIPKI) Langkat, Minggu (23/8). Ribuan masker pun dibagikan kepada warga yang terdampak Erupsi Gunung Sinabung.

Beberapa tempat yang terdampak Erupsi Gunung Sinabung pun didatangi untuk membagikan masker, diantaranya Dusun 3 Lau Kawar, Desa Kuta Gugung, Sigarang Garang, Kuta Rakyat, Kebayaken, Mantran, Gung Pinto, Kutambelin, Sukanalu, Sukandebi, Torong, Perteguhan, Kecamatan Namanteran dan Kecamatan Simpang Empat.
"Benar, tadi kami membagikan 3000 masker untuk masyarakat yang terdampak Erupsi," ungkap Ketua DPC HIPKI Langkat, Muliani.


"Alhamdulillah. Tadi Ibu Minny (Ketua DPC HIPKI Medan) dan Bapak Buang Lesmono (Ketua DPC HIPKI Deli Serdang) juga menyerahkan bantuan dalam bentuk Sembako," ujar Muliani, seraya menambahkan jika Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Ery Com, juga ikut berpartisipasi meringankan beban warga sekitar dengan memberikan bantuan berupa Sembako.

Muliani berharap, semoga apa yang telah diberikan tersebut dapat sedikit membantu kesusahan warga.

"Semoga bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Setidaknya bantuan kami dapat meringankan beban mereka," harap Muliani, saat dikonfirmasi awak media.

Sementara itu, salah seorang relawan Gunung Sinabung, Samsul Tarigan, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Dirinya juga mengatakan, selain masker dan Sembako, masyarakat juga membutuhkan obat obatan.

"Beruntung tidak ada korban jiwa. Saat ini masyarakat membutuhkan masker, makanan dan obat obatan," ujar Samsul Tarigan.

Bahkan, lanjut Samsul, akibat dari Erupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada Pagi tadi, banyak tanaman Petani sekitar yang mengalami kerusakan.

"Tanaman Petani banyak yang rusak. Bahkan tanaman saya juga ikut rusak," beber Samsul, sembari mengatakan jika dirinya saja mengalami kerugian sekitar Rp 50 Juta karena tanamannya rusak akibat Erupsi Gunung Sinabung.

Sebagai relawan Gunung Sinabung, Samsul tidak sendirian. Ia juga dibantu rekan rekan lainnya seperti Pelin Depari, Zidan, Agustinus Surbakti, Gemar Singarimbun serta perangkat Desa.

Diketahui, sesuai data dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Gunung Sinabung yang merupakan puncak tertinggi ke 2 di Provinsi ini, mengalami Erupsi pada Pukul 07.41 Wib, dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.000 Meter di atas puncak (± 3.460 Meter di atas permukaan laut). Sementara, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong kearah Timur. 

Erupsi ini terekam di Seismogram dengan Amplitudo maksimum 25 MM dan Durasi sekitar 12 Menit 27 Detik. 

Editor: Herda
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️