Bau Menyengat Limbah PKS, Warga: Jika Kami Tahu Akan Bau, Tidak Perlu Ada Pabrik Ini
Sergai (utamanews.com)
Oleh: Mangisi Siburian
Kamis, 12 Okt 2023 14:52
Istimewa
Pabrik Kelapa Sawit di Sei Buluh
Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang telah berdiri dan beroperasi di Dusun II Desa Sei Buluh, Kecamatan Sei Bamban, Sergai, menjadi masalah bagi warga sekitar karena menghasilkan bau limbah yang cukup mengganggu.
Hal tersebut diungkapkan oleh warga sekitar ketika beberapa awak media mengunjungi pabrik sawit tersebut di salah satu warung di sekitar lokasi. Terutama selama musim hujan seperti sekarang, bau limbahnya sangat menyebalkan dan menyebabkan banyak lalat.
MR (50), seorang warga di sekitar lokasi pabrik yang diwawancarai oleh awak media, mengatakan, "Sebenarnya kami sangat tidak setuju dengan pembangunan pabrik sawit ini, bang, karena kami terganggu dengan bau limbah sawitnya. Terlebih lagi, saat musim hujan seperti sekarang, baunya semakin terasa, terutama bagi rumah-rumah yang dekat, dan jumlah lalatnya pun cukup banyak, bang."
ST (47) juga berpendapat serupa, "Awalnya kami tidak setuju dengan adanya pabrik di daerah kami, tetapi ketika diberikan surat dan uang sebesar Rp200 ribu, kami semua menerima dan menandatangani. Mungkin izin lingkungan sudah diberikan, tapi mengenai bau limbah, kami tidak pernah tahu akan seburuk ini."
Ketika ditanya tentang pengawasannya, ia menjelaskan, "Ada pengawas di sekitar sini, rumahnya tidak jauh dari lokasi ini."
Reza Firmansyah, S.T, Kadis DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kabupaten Serdang Bedagai, menjawab melalui pesan WhatsApp terkait perizinan pendirian PKS yang menjadi perbincangan warga, "Nanti akan diperiksa terlebih dahulu di kantor, karena saat ini saya sedang berada di luar. Mungkin besok pagi kami bisa memberikan keterangannya.