Senin, 09 Des 2019 20:12

BIN Semakin Profesional, Indonesia Semakin Maju

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Iman
Minggu, 01 Des 2019 09:31
Puspen TNI
Kepala BIN hadir pada agenda nasional di Wamena, Papua, kemarin.
Visi Presiden Joko Widodo (Jokowi) lima tahun ke depan adalah fokus pada sumber daya manusia (SDM). Visi seperti itu sangat membutuhkan stabilitas situasi politik. Lembaga negara yang menjadi garda terdepan dalam memastikan stabilitas politik nasional adalah Badan Intelijen Negara (BIN).

"BIN secara senyap berhasil mengawal pemilu presiden secara damai dan lancar. Bahkan, Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan berhasil membawa situasi sejuk dan damai dengan mempertemukan Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi di stasiun MRT Lebakbulus. Pertemuan itu membuka pintu rekonsiliasi nasional, bahkan kita tahu bersama Prabowo lantas menjadi menteri pertahanan," kata pengamat intelijen Ridlwan Habib di Jakarta, Sabtu (30/11/2019).

Dikatakan, kredo intelijen adalah operasi senyap, yang berarti berhasil tidak dipuji, mati tidak dicari, sudah menjadi bagian dari identitas tugas yang tak terpisahkan dari insan intelijen. Kepala BIN Budi Gunawan juga seperti itu, sangat jarang muncul di televisi atau media, apalagi mengklaim keberhasilan. Menurut Ridlwan, hal seperti itu memang tabu bagi insan intelijen.


Menurut dia, filosofi lembaga intelijen harus loyal pada satu institusi (single user), yakni presiden. Oleh karena itu, ujarnya, Kepala BIN wajib hanya melapor kepada Presiden Jokowi secara langsung dan tidak boleh dipublikasikan media.

Komunikasi intim dan personal antara Kepala BIN dan Presiden tidak perlu diketahui publik alias cukup Presiden yang tahu. "Karena itu, wajar jika dalam Kabinet Indonesia Maju, Presiden Jokowi tetap mempertahankan Budi Gunawan sebagai Kepala BIN. Itu artinya user puas dan percaya dengan BIN. Ini fakta yang nyata dan tak terbantahkan," ujar Ridlwan.

Upaya senyap dan profesional BIN, kata dia, sangat dibutuhkan selama lima tahun mendatang. Visi Presiden Jokowi sangat menekankan pentingnya stabilitas situasi keamanan dan stabilitas politik. Itu membutuhkan pimpinan atau kepala BIN yang sudah teruji dan profesional. Menurut Ridlwan, BG sudah membuktikannya selama 5 tahun ini.


BG, ujarnya, dekat dengan semua pemangku kepentingan dan ranah kepentingan nasional. BG, misalnya, juga menjabat sebagai pengurus Dewan Masjid Indonesia yang sangat diterima di berbagai ormas Islam dan pondok pesantren. Latar belakangnya sebagai polisi yang memulai karir dari bawah membuat BG mudah mengakses berbagai lapisan strata sosial masyarakat.

"Sebagai sebuah lembaga yang sangat strategis, BIN tidak boleh dipimpin oleh orang yang tidak jelas rekam jejaknya. Apalagi, dipimpin oleh orang yang haus dan menginginkan jabatan. Keputusan Presiden Jokowi mempertahankan Budi Gunawan sebagai Kepala BIN sudah tepat, mengingat pengalaman, dan prediksi ancaman lima tahun ke depan," kata Ridlwan.

Namun, kata Ridlwan, BIN juga harus terus berbenah, terutama dalam menghadapi tantangan di era milenial dan serba digital, di mana informasi berseliweran begitu cepat. Diperlukan sistem baru yang memastikan informasi akurat yang diterima pimpinan BIN berlangsung cepat, seperti motto BIN, veloz et exactus (benar dan tepat waktu).

Karena itu, kata Ridlwan, tidak ada salahnya jika Kepala BIN menciptakan perangkat operasi dan sistem kendali yang lebih sesuai dengan kebutuhan zaman. Jika Presiden Jokowi mempunyai tujuh staf khusus dari kalangan milenial, maka wajar jika Budi Gunawan merekrut orang orang muda yang cerdas dan pro-NKRI sebagai staf dan mata telinga tambahan untuk merespon jaman yang serba milenial dan digital itu.

"Tantangan Indonesia lima tahun ke depan sangat beragam. Semoga, dengan kendali yang teruji efektif, Badan Intelijen Negara bisa menjamin rasa aman dan damai bagi segenap masyarakat Indonesia," ujarnya.
Editor: Budi

T#g:BGBudi Gunawan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Nov 2019 19:08

    Wabup HM Ali Yusuf Siregar Serahkan Bantuan Paket Konversi BBM Ke BBG

    Kementerian ESDM RI meluncurkan bahan bakar bagi nelayan. Dengan adanya program itu, ratusan nelayan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara mendapatkan bantuan mesin motor perahu dan tabungan gas 3

  • Jumat, 18 Okt 2019 03:18

    Stop Kontroversi Pertemuan Presiden Jokowi dan Tokoh Papua

    Pertemuan Presiden Jokowi dengan 61 Tokoh Papua dianggap tidak mewakili masyarakat Papua. Padahal, perwakilan tersebut telah melalui penyaringan yang selektif guna mewujudkan perdamaian di Papua.Belum

  • Rabu, 11 Sep 2019 18:11

    Strategi Gemilang Budi Gunawan Mensukseskan Peran BIN Menjaga Keutuhan Bangsa

    Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan (BG) kembali tampil mencetak prestasi berturut-turut yang dampaknya begitu sangat baik bagi kepentingan nasional dan kehidupan berbangsa.

  • Senin, 01 Apr 2019 10:11

    Saling Ejek Antara 2 Kelompok ABG di Medan, Berujung Serangan Ke Warnet

    20 Anak baru gede (ABG), 16 laki-laki dan 4 perempuan, diamankan oleh aparat kepolisian di Medan karena terlibat bentrok dan saling lempar batu di Kawasan Jalan AR Hakim dan Jalan Halat, Minggu (31/3/

  • Senin, 20 Agu 2018 04:20

    Bupati Ajak Pelajar dan Generasi Muda Lebih Mencintai Produk Lokal

    Usai menjadi Inspektur Upacara Penutupan Program Satu Sekolah Satu TNI, Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR  pada Minggu (19/08/2018) Pukul 15.30 Wib, berkenan memberikan materi Cinta Tanah Air yang

  • Senin, 21 Mei 2018 11:21

    Clara, Selebgram Beauty Influencer Asal Medan

    Memiliki paras cantik serta bakat yang menarik merupakan perpaduan yang sempurna bagi seorang Claresta Haniyah Rambe.

  • Rabu, 14 Jun 2017 07:34

    Gawat.... Anak SMP unggah foto syur ABG 12 tahun ke Facebook

    KF, 16 tahun, pelajar SMP asal Desa Genting, Paciran, Kabupaten Lamongan, dilaporkan ke kantor Polisi karena telah menggunggah foto porno PA, 12 tahun, ABG alias cewek yang masih ingusan asal Desa Kranji, Kecamatan Paciran, di facebook.

  • Sabtu, 20 Mei 2017 02:20

    10 dari 23 wanita penghibur yang diamankan di Karaoke NMO masih ABG

    Aparat kepolisian dari Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara mengamankan 10 perempuan yang masih berstatus anak di bawah umur atau sering disebut ABG (anak baru gede), dari satu tempat hiburan mal

  • Senin, 08 Mei 2017 00:04

    Siswi SMA nakal berpose seksi di kelas ini ternyata...

    Dunia maya tengah dihebohkan dengan foto hot siswi SMA di dalam kelas. Foto tersebut menunjukkan seorang siswi yang tengah menunjukkan gaya nakal yang panas dengan seragam sekolah rok abu-abu.

  • Jumat, 14 Apr 2017 09:09

    ABG ini ngakunya diperkosa 3 pemuda, ternyata...

    TM, 15 tahun, anak baru gede (ABG) yang mengaku diperkosa 3 pemuda di kamar mandi sebuah toko tempatnya bekerja, ternyata berbohong. Polres Buleleng yang melakukan penyelidikan menemukan fakta perkosaan yang dilaporkan ABG itu tak pernah terjadi.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak