Aliansi dan Presidium Mahasiswa Kota Binjai Tolak UU Cipta Kerja
Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Senin, 12 Okt 2020 16:42
Gelombang unjukrasa menuntut dibatalkannya Omnibus Law Undang Undang Cipta Kerja yang disahkan pada 5 Oktober 2020 lalu, terus disuarakan oleh Mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia.
Banyak aksi yang dilakukan oleh buruh dan mahasiswa tersebut berakhir dengan ricuh. Namun ada juga yang tetap aman dan menjaga kekondusifan.
Seperti yang terjadi di Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara, setelah pada Jumat (9/10) lalu ratusan demonstran yang menamakan dirinya Presidium Mahasiswa Binjai menggeruduk Kantor DPRD setempat, kini hal yang sama juga dilakukan oleh ratusan demonstran yang menamakan dirinya "Aliansi dan Presidium Mahasiswa", Senin (12/10).
Aksi mahasiswa menuntut dibatalkannya Omnibus Law UU Cipta Kerja diawali dengan berjalan kaki secara Longmarch dari Lapangan Merdeka Binjai menuju Gedung DPRD Binjai, Jalan T Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara.
"Kami menolak disahkannya Undang Undang Cipta Kerja. Kami juga akan melakukan aksi sampai DPRD Kota Binjai ikut mendukung Penolakan Undang Undang Cipta Kerja dengan menandatangani tuntutan dari Aliansi Pemuda Mahasiswa Kota Binjai," ucap sang Orator demonstrasi saat menyatakan sikap di hadapan Anggota Dewan.
Dalam unjukrasa tersebut, para mahasiswa ditemui oleh Ketua DPRD Binjai, H Noor Sri Syah Alam Putra ST, beserta beberapa anggota Dewan lainnya. Namun, Ketua DPRD Binjai hanya sebentar menemui mereka dikarenakan sedang menjalani isolasi mandiri.