Air Hujan Dengan Insesitas Tinggi Kembali Membanjiri Pemukiman Warga di Tiga Kecamatan di Sergai
Sergai (utamanews.com)
Oleh: Erick Yoma
Rabu, 16 Nov 2022 06:36
Istimewa
Babinsa setempat menunjukkan tingginya banjir di wilayah Sergai
Sebanyak 2049 rumah di tiga Kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai teredam banjir pada Rabu (16/11) pagi.
Berdasarkan pantauan awak media dan informasi yang diterima di lapangan, ada tiga Kecamatan yang terdampak air hujan tersebut yaitu, Kec. Sei Rampah, Kec. Dolok Masihul dan Kecamatan Sipispis.
Di dua Kecamatan seperti Dolok Masihul dan Sipispis, banjir mengenai rumah rumah warga usai tanggul penahan air jebol karena hujan deras yang terjadi sejak Senin sore.
"Di Kecamatan Sipispis ada dua desa yakni Simalas dan Sibarau. Total ada 67 rumah terdampak banjir usai tanggul sungai jebol," kata Camat Sipispis, Richard Nainggolan, Selasa (15/11) kemaren yang hingga kini masih belum surut.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan, Kecamatan Sei Rampah menjadi lokasi terparah terdampak banjir setelah luapan sungai Bedagai menyebabkan 1314 rumah teredam air sehingga warga mendirikan posko bersama - sama dengan pihak terkait.
Sementara itu, 668 rumah warga di Dolok Masihul juga turut teredam air karena Sungai Sibarao meluap.
Sebagian warga pun kemudian diungsikan sementara waktu di tenda tenda yang sudah disiapkan pemerintah setempat.
Camat Dolok Masihul Muryani mengatakan, sebanyak 117 Kepala Keluarga terpaksa mengungsi.
"Benteng Sungai Sibaro jebol dan sebanyak 117 Kepala Keluarga terpaksa akan mengungsi ke tempat yang lebih aman, akibat rumah mereka terendam air," ucap Muryani.
Dia mengatakan, pemerintah bersama TNI dan Polri saat ini terus melakukan pendataan dan evakuasi korban banjir.
Tenda tenda pengungsian pun terus dibuka untuk dapat membantu warga. Untuk lokasi terparah terdampak banjir yakni di Desa Bukit Cermin, pemerintah sudah menyiapkan dapur umum yang dapat menampung 650 orang.
"Pihak BNPB terus melakukan pemasangan tenda bagi pengungsi banjir. Khusus untuk Desa Bukit Cermin Hilir sudah kita siapkan dapur umum untuk melayani 650 jiwa dan Alhamdulilah tidak ada korban apa pun," tambahnya.