Kamis, 21 Mei 2026

Sabuk Selatan Nusantara Rampung di Bawah Kepemimpinan SBY

BANTEN (utamanews.com)
Oleh: Utama News Kamis, 06 Mar 2014 14:14
Sabuk Selatan Nusantara Rampung di Bawah Kepemimpinan SBYSabuk Selatan Nusantara yang menghubungkan Sabang sampai Merauke telah rampung Desember 2013. April nanti Sabuk Tengah dan tahun depan Sabuk Utara rampung. 

"Ini merupakan sejarah dalam kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono," kata Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono saat memaparkan pengembangan penyeberangan Merak-Bakauheni dan Stasiun Kereta Api Merak, Rabu (5/3) siang. 

Pemaparan berlangsung di Kantor PT. ASDP Indonesia Feri (Persero), Pelabuhan Penyebrangan Merak, Provinsi Banten.

"Ini pertama kali dalam sejarah Indonesia kita menyambung dan merekatkan konektivitas Nusantara, melalui yang kita sebut Sabuk Nusantara, yaitu jalan raya yang disambung feri penyeberangan," Bambang Susantono menambahkan. Sabuk Selatan Nusantara tersebut telah terhubung pada Desember 2013.
Menurut data Kemenhub, Sabuk Selatan Nusantara ini merupakan perpaduan antara jalan nasional arteri dan feri penyeberangan, menghubungkan 16 pulau, serta memiliki 5.330 km jalan dan 1.600 mil laut. Jalur tersebut dilayani oleh 115 kapal feri pada 11 lintas penyeberangan di seluruh Indonesia. 

Untuk lintasan Merak-Bakauheni yang berjarak 15 mil laut sendiri dilayani 42 Kapal Motor Penumpang (KMP). Terdapat 5 dermaga di Merak dan Bakauheni. Saat ini, lanjut Bambang, sedang dibangun dermaga ke 6 yang direncanakan rampung akhir tahun ini.

Pemerintah juga mengembangkan moda transportasi kereta api ke Merak untuk melengkapi jalan nasional yang telah ada. "Kita harapkan kereta api ini nanti bisa terintegrasi dengan feri penyebrangan dan terminal bus," Wemenhub menjelaskan.

Untuk Sabuk Tengah Nusantara direncanakan rampung April nanti. "Jadi tahun ini kita punya dua sabuk, Bapak Presiden. Dua sabuk yang bisa merekatkan konektivitas Nusantara. Memang ada pekerjaan rumah besar, insya Allah tahun depan tersambung Sabuk Utara," Bambang menjelaskan.
produk kecantikan untuk pria wanita

Presiden SBY mendengarkan serius paparan Bambang Susantono, sesekali bertepuk tangan atas prestasi pembangunan transportasi untuk konektivitas ini. "Ini adalah masa depan kita," ujar SBY. "Saya sangat senang karena dalam waktu 10 tahun ini sudah dapat dirampungkan dua sabuk," Presiden menambahkan. 

SBY berharap presiden-presiden selanjutnya dapat terus menghubungkan wilayah-wilayah lain.

Pembangunan sektor transportasi juga memegang peran yang sangat kuat dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Dengan MP3EI kita membangun, meratakan ke seluruh Tanah Air. "Semua akan menjadi sentra pertumbuhan. Artinya, transportasi akan sangat diperlukan," SBY menegaskan.

iklan peninggi badan
Kecepatan peningkatan pembangunan jasa penumpang memang jauh lebih tinggi dibandingkan kecepatan pembangunan sarana transportasi angkutan, termasuk infrastruktur. Oleh karenanya yang harus dikembangkan adalah public-private partnership. "Kalau itu yang kita jadikan strategi dan kebijakan, insya Allah kita akan terus berkembang," kata Presiden.

Usai pemaparan, SBY meninjau KMP Windu Karsa Dwitya yang akan membawa penumpang dari Merak ke Bakauheni di Lampung. Dalam kesempatan ini, Presiden menyapa para penumpang yang sedang menunggu keberangkatan.

Mendampingi Presiden, antara lain, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, Menperin MS Hidayat, Menteri PU Djoko Kirmanto, dan Wagub Banten Rano Karno. (fbw)
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later