Pernyataan Ketua Umum Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porsesi) Sumut, Ir. H. Zahir, M.AP mendapat tanggapan dari Iskandar Zulkarnain Nasution.Selaku pengurus Pramuka, Iskandar menyatakan bahwa statemen Zahir terlalu digeneralisasi.
"Jangan 'digeneralkan'. Masalahnya adalah kelompok Pak Zahir, Asosiasi sepatu roda, terhadap lapangan sepatu roda, yang katanya tidak mendapat izin dari Dispora Kota Medan. Maka saya menyampaikan, jangan digeneralkan, karena lapangan sepatu roda tersebut baru dibangun dan belum rampung menurut apa yang saya lihat," ujar Iskandar pada UTAMANEWS, Senin (10/4/2017).
Sementara fasilitas yang lain, menurutnya, setiap hari dimanfaatkan masyarakat untuk beraktifitas.
"Saya mengatakan, semoga Kadispora dapat segera merespon," ujar Ketua Harian Pramuka Saka Bahari Lantamal I ini.
Iskandar juga menjelaskan bahwa Taman Cadika sejak awal dibuka pada tahun 70an adalah tempatnya Pramuka.
"Nama Cadika sendiri diambil dari lembaga pendidikan Pramuka yaitu Cabang Pendidikan Pramuka (Cadika). Walau saat ini Cadika berstatus RTH (Ruang terbuka hijau) yang diperuntukkan bagi masyarakat luas, tetapi Pramuka tetap ada disitu sebagai markas, kantor Kwartir Cabang Kota Medan serta Bumi Perkemahan cabang Medan", terangnya lagi.
Menyangkut perdebatan saya dengan Pak Zahir, jelas Iskandar, saya hanya meluruskan, bahwa areal taman Cadika terbuka untuk umum, dan Pak Zahir hanya ada masalah pada lapangan sepatu roda.