Kamis, 21 Mei 2026

Pelestarian Budaya Melayu Di Serdang Bedagai Oleh Kementerian Ristek/BRIN

Sergai (utamanews.com)
Oleh: Dian Jumat, 23 Okt 2020 06:23
Pelestarian Budaya Melayu Di Serdang Bedagai Oleh Kementerian Ristek/BRIN
Kementerian Riset dan Teknlogi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serius dalam rangka mendukung dan mengembangkan budaya Melayu pesisir yang ada di Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai. Hal ini terlihat dari langkah nyata yang dilakukan oleh kementerian yang menggandeng perguruan tinggi dalam pembinaan dan pendampingan pengerajin anyaman pandan dalam hal penerapan teknologi.

Hal ini terlihat di sela-sela kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilaksanakan pada Kamis (22/10) oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Unimed.
Tim pendamping Program Pengembangan Produk Unggulan daerah (PPUD) Rita Purnama Sari, M.Pd mengungkapkan bahwa Kementerian Ristek/Brin sangat concern mendukung pengembangan UMKM yang berbasis produk unggulan daerah yang memiliki karakteristik Budaya.

"Karena bila tidak ada yang peduli terhadap pengembangan budaya, bukan tidak mungkin kerajinan anyaman khas Melayu ditinggalkan oleh masyarakat dan hilang ditelan zaman karena dianggap tidak menarik dan tidak relevan dengan kondisi kekinian", ujar wanita yang sudah malang melintang di dunia pengabdian masyarakat tersebut.

Lanjut Rita, di masa pandemi Covid-19 ini Ristek/BRIN menggandeng LPPM Unimed dengan berbagai kegiatan pengabdian masyarakat yang 75% adalah untuk produktifitas masyarakat  dan 25% nya kegiatan yang mengacu dalam bidang pendidikan dan pelatihan kecakapan hidup sosial masyarakat.

"Artinya Ristek/BRIN dan kampus concern dalam bidang pengembangan ekonomi kerakyatan dan berbasis budaya, agar produk dengan nilai kekhasan daerah tidak lekang ditelan zaman dan tetap diminati maka harus didampingi dengan teknologi agar muncul produk kekinian tanpa meninggalkan sisi kebudayaan dan kekhasan daerah", papar wanita berkacamata tersebut.

Hal senada diungkapkan oleh Irfandi, Ketua Tim Pengabdi yang didampingi anggota Adek Cerah dan Taufik Hidayat. "Dalam kegiatan ini kelompok pengerajin anyaman pandan khas melayu tidak hanya diberikan pelatihan dalam mempergunakan teknologi IT, akan tetapi kementerian Ristek/BRIN lewat dosen-dosen Unimed juga memfasilitasi dalam hal pengadaan barang-barang yang diperlukan dalam proses digitalisasi UMKM anyaman pandan khas melayu Serdang Bedagai," katanya.

produk kecantikan untuk pria wanita
"Jadi tidak hanya pada tataran Pembuatan dan pelatihan penggunaan website e-comerce usaha dengan alamat URL http://craftpandan(dot)com, akan tetapi alat penunjang seperti laptop, alat scan, cetak dan juga perlengkapan kantor sebagai penunjang juga difasilitasi oleh Kemenristek Dikti/BRIN. Dan direncanakan pada akhir bulan nati penyediaan jaringan internet via wifi indihome juga akan diakseskan ke kelompok untuk menunjang pemasaran digital", ungkap Irfandi.

Kegiatan Monev yang dilaksanakan mulai tanggal 21-23 Oktober 2020 dengan metode "blusukan" langsung ke kantong-kantong rumah produksi UMKM dan lembaga pendidikan yang ada di Sumatera Utara. Dan kunjungan ke lapangan yang dijalankan tersebut mendapat respon positif pelaku usaha yang pada awalnya hanya kegiatan ekonomi untuk membantu pendapatan keluarga, dengan adanya pendampingan memberikan semangat dan rasa percaya diri untuk mengembangkan usaha tidak hanya pada tataran lokal akan tetapi bisa menembus pasar Internasional dengan digitalisasi usaha tersebut.

busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later