Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) hasil operasi Penertiban yang dilakukan oleh Dinas Sosial dan Sat Pol PP Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) beberapa waktu lalu masih dalam Perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Sulaiman, yang terletak di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai.
Menurut Direktur RSUD Sultan Sulaiman dr. Ahmad Idris Daulay melalui Kabid Pelayanan Medis dr. Hermiwati mengungkapkan bahwa, ODGJ hasil Operasi Penertipan yang dilakukan oleh Dinas Sosial dan Sat Pol PP Sergai yang dirujuk ke RSUD Sultan Sulaiman tersebut masih dalam perawatan. Meski sudah mulai membaik kesehatannya namun masih menunggu pemulihan. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui Wartawan pada Selasa (29/11/2022).
"ODGJ tersebut sebelumnya dibawa oleh Dinas Sosial ke RSUD Sultan Sulaiman, karena kondisi kesehatan kurang baik dan gelisah pada saat datang makanya kita langsung lakukan perawatan terhadap ODGJ tersebut. Kemudian kondisi kesehatanya sekarang ini sudah mulai mengalami kemajuan dan jika sudah sembuh atau pulih maka kita akan berkoordinasi kembali dengan Dinas Sosial karena terkait rehabilitasi jiwa pasien tersebut merupakan ranah Dinas Sosial untuk lebih lanjutnya," ujarnya.
"Terkait dengan obat- obatan pasien ODGJ tersebut kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Sergai, dan karena pasien tersebut tidak ada identitasnya maka kemarin Dinas Capil Sergai juga sudah melakukan pemeriksaat sidik jari dengan tujuan bisa menemukan Identitas atau keluarganya melalui pemeriksaan tersebut, namun dari informasi sementara bahwa pasien ODGJ tersebut belum jelas keluarganya," tambah Hermiwati.
Kemudian di tempat yang berbeda Kepala Dinas Capil Sergai Fitriadi S.SOS, M.Si mengungkapkan bahwa ODGJ yang dirawat di RSUD Sultan Sulaiman tersebut tidak diketemukan data kependudukannya, baik di data sistem kependudukan Kabupaten Serdang Bedagai atau pun data sistem kependudukan secara nasional.
"Staf kita sudah melakukan pengecekan terhadap pasien ODGJ tersebut kemarin, terkait data kependudukannya namun dari hasil pengecekan data yang dicari tidak diketemukan baik di sistem kependudukan Kabupaten Serdang Bedagai maupun di sistem data kependudukan Nasional kemungkinan belum melakukan perekaman data sehingga tidak tercatat" ungkap Fitriadi.
Diketahui sebelumnya Pasien ODGJ tersebut terjaring operasi penertiban keamanan yang dilakukan oleh Dinas Sosial dan Sat Pol PP Sergai pada Rabu (23/11/2022) yang lalu dan pada saat operasi tersebut terjaring satu orang ODGJ, yang sampai sekarang tidak di ketahui identitasnya.