Jumat, 19 Jul 2019 07:29
  • Home
  • Ragam
  • Klaim Menang di 5.000 TPS, Cyrus Network Tantang 02 Buka Data Exit Poll

Klaim Menang di 5.000 TPS, Cyrus Network Tantang 02 Buka Data Exit Poll

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Budi
Rabu, 17 Apr 2019 19:07
Detik.com
Konferensi pers Cyrus Network
Capres 02 Prabowo Subianto menyebut banyak lembaga survei yang menggiring opini publik dirinya kalah di Pilpres 2019. Namun Direktur Eksekutif Cyrus Network, Hasan Hasbi, menepis tudingan tersebut.

Hasan mengatakan pihak yang membuat poling (pollster) bekerja secara profesional dan bersedia diaudit atas rilis survei yang dibuat. Dia tak terima bila lembaga survei disebut menggiring isu dan menipu.

"Pollster lembaga survei bisa berpihak tapi ketika melakukan hasil dia profesional dan yang gabung di Persepi bersedia diaudit. Yang buat saya khawatir adalah pertama, ada tuduhan dari orang pollster sedang menipu. Kemudian dia ada pollster yang menangkan dia. Buat saya ini nggak fair. Kalau mau diadu aja. Lembaganya bener apa nggak," kata Hasan dalam konferensi pers di Kantor CSIS, Jalan Tanah Abang III, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019).

Dia mengatakan lembaga survei yang ada di bawah Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) tidak pernah mengeluarkan hitung cepat (quick count) dengan data bohong. 


Hasan mengatakan pihaknya sempat diaudit soal survei yang digelar di 2.002 TPS se-Indonesia.

Hasan kemudian menyindir balik klaim Prabowo yang mengaku menang Pilpres 2019 berdasarkan exit poll internal yang dilakukan di 5.000 TPS. Dia menantang lembaga survei Prabowo untuk sportif membuka data-data survei tersebut.

"Saya ingin tekankan bahwa kalau demokrasi mau jalan yang lebih benar ya harus sportif dengan mengangkat data-data yang nggak bisa dibenarkan, kemudian mengklaim. Kita bersedia diaudit TPS hasilnya berapa. Apalagi ada yang ngaku 5.000 TPS itu kalau kita paksa hari ini pasti nggak akan bisa (tunjukkan)," tuturnya.

Hasan mengatakan Cyrus melakukan pengumuman kemenangan Jokowi-Ma'ruf setelah data masuk sebanyak 87 persen. Pengumuman disampaikan karena dianggap tak akan ada perubahan suara yang signifikan.

"Kalau kita berani tantang dan hasil ini 87 persen nggak akan berubah banyak. Jadi angka ini mirip menyerupai hasil 90 persen. Sebenarnya kita mau umumkan nanti pas 90 persen tapi karena ada yang sok-sok klaim menang duluan maka kita ingin sampaikan ini, yaitu Jokowi-Ma'ruf Amin yang unggul dari (survei) kita," ujar Hasan.

Sebelumnya, Prabowo mengklaim menang di Pilpres 2019. Selain itu, Prabowo juga menuding ada upaya dari lembaga-lembaga survei yang merilis hasil quick count.

"Walau demikian hasil exit poll kita di 5 ribu TPS kita menang. Dan hasil quick count kita menang 52,2 persen," kata Prabowo di depan kediamannya, Jl Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

"Semua relawan untuk mengawal kemenangan kita di seluruh TPS dan kelurahan. Saya tegaskan di sini, ada upaya dari berbagai survei tertentu untuk menggiring opini seolah-olah kita kalah," imbuh Prabowo.

Editor: Tommy

Sumber: detik.com

T#g:PrabowoQuick CountSurveiTPS
Iklan lumba2
Berita Terkait
  • Senin, 08 Jul 2019 03:08

    Menanti Rekonsiliasi Para Tokoh Bangsa Pasca Pilpres 2019

    Ribuan massa yang mengawal sidang MK akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Namun mereka tampaknya belum puas dengan apa yang menjadi putusan Mahkamah Konstitusi. Bahkan mereka tetap tidak mengakui

  • Jumat, 21 Jun 2019 03:21

    Kans Tipis Prabowo-Sandiaga Memenangi Sengketa Pilpres

    Proses Pemilu selalu menjadi ketegangan tersendiri, hingga situasi yang tadinya aman tiba-tiba bisa berubah menjadi memanas, apalagi jika terdapat pihak yang merasa dirugikan atau dicurangi, gugatan p

  • Jumat, 14 Jun 2019 15:14

    Kita Semua Saudara Sebangsa, Mari Dukung Hasil Sidang MK dengan Damai dan Bermartabat

    Pengumuman Pemilu 2019 sudah dilakukan oleh KPU dan Capres 01 sebagai pemenangnya, namun masih tertunda hasil finalnya dikarenakan pihak Capres 02 mengajukan gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konsti

  • Sabtu, 08 Jun 2019 15:08

    Sulit Buktikan Pemilu Curang, Prabowo Harus Legowo

    Tuduhan Pemilu curang seakan menjadi lagu lama yang sering didengar, hal tersebut juga hampir bersamaan dengan klaim kemenangan yang cenderung berlebihan, padahal saat itu KPU belum memberikan pengumu

  • Jumat, 17 Mei 2019 03:17

    Surat Wasiat Prabowo dan Narasi Kecurangan Pemilu 2019

    Capres nomor 02 Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya bersama Sandiaga Uno dan BPN, akan melawan  dugaan kecurangan pemilu. Prabowo juga mengatakan bahwa dirinya akan terus berjuang bersama r

  • Minggu, 12 Mei 2019 23:32

    Menangkal Kaum Pengusung Isu Kecurangan Pemilu

    Sejak tahun 1994, oleh panggilan konstitusi dan iman, saya melibatkan diri dalam kepemiluan. Bersama Mas Gunawan Muhamad (Pemred Tempo, sering disebut Mas GM), Nurcholis Madjid (Cak Nur), Mulyana Kusu

  • Jumat, 10 Mei 2019 17:10

    Bentrok tidak terjadi, massa pendukung KPU tinggalkan bundaran Bawaslu Sumut

    Apa yang dikhawatirkan masyarakat tidak terjadi. Bentrokan dapat dihindarkan karena massa pendukung KPU meninggalkan bundaran Bawaslu Sumut dan bundaran Adam Malik-Amir Hamzah.Amatan media ini, massa

  • Sabtu, 04 Mei 2019 16:14

    Amien Rais: PAN akan tetap berada di koalisi Prabowo-Sandi

    Amien Rais, selaku Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), menjamin partainya tidak akan pindah haluan ke koalisi Jokowi-KH Ma'ruf Amin."Itu (isu) omong-kosong," kata Rais, di Seknas

  • Kamis, 02 Mei 2019 19:02

    Keluarga Besar LGRI Beri Selamat Atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

    Ucapan selamat pada pasangan capres 01, Jokowi dan KH Ma'ruf Amin mengalir dari sejumlah elemen masyarakat. Kali ini dari Lembaga Gerakan Rakyat Indonesia (LGRI) Sumatera Utara, yang mengucapkan

  • Kamis, 02 Mei 2019 10:52

    Demokrat Ingatkan Prabowo, "Tak Mesti Patuhi Saran Rizieq"

    Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik menyarankan Prabowo Subianto tidak melakukan apa yang dikehendaki Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Menurut Rachland, usul Rizieq tidak harus selalu dijalank

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak