Minggu, 17 Mei 2026

Jokowi - PM Kamboja Bahas Masalah Myanmar

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Budi Sabtu, 22 Jan 2022 22:22
Indonesia- Kamboja
 Istimewa

Indonesia- Kamboja

Presiden Joko Widodo melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen untuk membicarakan kondisi Myanmar. Dalam percakapan tersebut, Jokowi menegaskan sikap Indonesia, meminta Myanmar mengimplementasi lima poin Konsensus ASEAN. 

Berdasarkan siaran pers Kementerian Luar Negeri RI, Jokowi menerima telelpon Hun Sen pada Jumat (21/1) atas permintaan Kamboja. Dalam pembicaraan telepon itu, PM Hun Sen menyampaikan informasi mengenai hasil kunjungannya ke Myanmar.

Dalam percakapan tersebut, Jokowi menegaskan bahwa pendekatan ASEAN terhadap Myanmar harus didasarkan pada prinsip-prinsip yang telah disepakati bersama, terutama lima poin konsensus. Kelima poin tersebut, yakni: 

1. Kekerasan harus segera dihentikan di Myanmar dan semua pihak harus menahan diri sepenuhnya. 
3. Utusan khusus Ketua ASEAN akan memfasilitasi mediasi proses dialog dengan bantuan Sekretaris Jenderal ASEAN.  
4. ASEAN akan memberikan bantuan kemanusiaan melalui AHA Centre. 
5. Utusan khusus dan delegasi ASEAN akan mengunjungi Myanmar untuk bertemu semua pihak terkait. 

Presiden Jokowi menyayangkan sikap militer Myanmar yang tidak menunjukkan komitmen untuk memenuhi lima poin konsensus pada kesempatan kunjungan Perdana Menteri Hun Sen. Ia pun menegaskan bahwa implementasi Lima Poin Konsensus ASEAN tidak dapat dikaitkan dengan lima poin peta jalan yang diusung otoritas militer (State Administration Council) Myanmar. 

Jokowi juga menekankan bahwa pihak militer Myanmar harus memberikan akses terhadap Utusan Khusus Ketua ASEAN untuk dapat melakukan komunikasi segera dengan semua pihak di Myanmar. Komunikasi itu, sangat penting untuk membuka jalan bagi sebuah dialog nasional yang inklusif.
produk kecantikan untuk pria wanita

Ia pun menegaskan, keputusan bahwa Myanmar hanya dapat diwakili oleh perwakilan nonpolitik dalam pertemuan-pertemuan ASEAN penting untuk dipertahankan selama tidak ada kemajuan signifikan dari pelaksanaan lima poin konsensus. 

Adapun dalam pembicaraan tersebut, OM Hun Sen mengusulkan tentang pembentukan Troika yang terdiri dari menteri luar negeri atau utusan khusus Kamboja, Menlu Brunei, dan Menlu Indonesia serta didukung sekretaris jenderal ASEAN untuk memonitor implementasi Lima Poin Konsensus ASEAN. 

Jokowi mengatakan akan mencatat usulan tersebut agar dibahas lebih lanjut oleh para menteri luar negeri anggota-anggota ASEAN.

iklan peninggi badan
Ia sepakat atas usulan pembentukan pertemuan konsultatif yang dihadiri utusan khusus dan sekjen ASEAN, perwakilan Pusat Koordinasi Bantuan Kemanusiaan ASEAN (AHA Center), otoritas Myanmar dan badan-badan PBB untuk mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan tanpa diskriminasi.
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later

⬆️