Lagi lagi, warga yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Binjai Kota, dikejutkan dengan suara dentuman keras akibat kecelakaan tunggal yang terjadi pada Sabtu (16/5) dinihari.
Kali ini, sebuah mobil jenis Toyota berwarna putih, menghantam dua bangunan milik warga hingga mengalami kerusakan parah. Peristiwa itu terjadi saat hujan deras mengguyur Kota Binjai.
Di lokasi kejadian, kondisi mobil terlihat rusak berat pada bagian depan dan belakang. Velg depan kendaraan hancur, sementara dua ban pecah akibat benturan keras. Tak hanya itu, pintu ruko yang ditabrak juga mengalami kerusakan parah.
Insiden tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berhamburan keluar rumah setelah mendengar suara benturan keras di tengah malam.
Selain menabrak toko bangunan, mobil juga disebut menghantam sebuah tempat praktik bidan yang berada di lokasi yang sama.
Namun, ada hal yang menimbulkan tanda tanya warga. Pasalnya, plat nomor polisi kendaraan diduga sengaja dilepas usai kecelakaan terjadi.
Kasat Lantas Polres Binjai, AKP Jansen Indra Girsang, saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (16/5) mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.
“Masih dalam proses,” ujarnya singkat.
Ia menambahkan, kendaraan yang terlibat kecelakaan kini telah diamankan di Unit Laka Satlantas Polres Binjai untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, mobil tersebut dikemudikan seorang pria keturunan Tionghoa berinisial AHW. Meski demikian, hingga kini pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas pengemudi maupun kronologi pasti kecelakaan.
Warga sekitar menduga mobil melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya hilang kendali dan menghantam bangunan warga.
“Katanya anak pengusaha kaya yang bawa mobil itu. Tiba-tiba kami dengar dentuman keras. Pas sampai di lokasi, mobil sudah nabrak toko plastik dan tempat praktik bidan. Ada dua bangunan yang ditabrak,” ujar Fauzi, salah seorang warga di lokasi kejadian.