Jumat, 15 Mei 2026

Tekan Pelaku UMKM, Harga Plastik dan Kawat Tembaga Melonjak di Labuhanbatu Utara

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Sulaiman Jumat, 15 Mei 2026 16:57
 Istimewa

Kenaikan harga bahan baku plastik dan kawat email tembaga mulai berdampak serius terhadap pelaku usaha kecil serta para teknisi jasa servis elektronik di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Dalam beberapa pekan terakhir, harga plastik kemasan mengalami lonjakan signifikan, sementara harga kawat email tembaga dilaporkan naik drastis dari Rp240 ribu per kilogram menjadi Rp340 ribu per kilogram.
Kondisi tersebut dikeluhkan para pemilik kedai kecil, usaha kuliner, hingga teknisi dinamo dan servis elektronik yang sehari-hari bergantung pada bahan tersebut untuk menjalankan usaha mereka.

Sejumlah pedagang kecil mengaku kenaikan harga plastik membuat biaya operasional semakin membengkak. Plastik yang sebelumnya masih bisa dibeli dengan harga normal kini mengalami kenaikan hingga puluhan persen.
Akibatnya, keuntungan pedagang semakin menipis karena sebagian besar enggan menaikkan harga jual kepada konsumen.
Fenomena kenaikan harga plastik sendiri terjadi secara nasional akibat terganggunya pasokan bahan baku petrokimia dan naiknya harga minyak dunia. Beberapa laporan menyebut harga plastik di Indonesia bahkan mengalami kenaikan hingga 40 sampai 100 persen sejak April 2026.
Tidak hanya pedagang kecil, para teknisi jasa servis di Labuhanbatu Utara juga mengeluhkan melonjaknya harga kawat email tembaga yang biasa digunakan untuk gulung dinamo, trafo, dan berbagai peralatan elektronik lainnya. Jika sebelumnya harga masih berada di kisaran Rp240 ribu per kilogram, kini sudah menembus Rp340 ribu per kilogram.

Para teknisi mengaku kenaikan harga tersebut membuat biaya perbaikan ikut meningkat. Namun di sisi lain, mereka juga kesulitan menaikkan tarif jasa karena khawatir pelanggan berkurang. Kondisi ini membuat banyak teknisi terpaksa mengurangi keuntungan demi mempertahankan pelanggan tetap.

“Kalau harga bahan terus naik seperti ini, kami makin susah. Mau naikkan ongkos servis takut pelanggan lari, tapi kalau tidak dinaikkan kami yang rugi,” ungkap salah seorang teknisi servis di Labuhanbatu Utara.

Kenaikan harga bahan baku ini juga dikhawatirkan akan berdampak pada daya beli masyarakat serta keberlangsungan usaha kecil di daerah. Pelaku UMKM berharap pemerintah dapat mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga bahan baku dan membantu usaha kecil yang saat ini semakin tertekan oleh naiknya biaya operasional.
Editor: Yaya
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️