Jumat, 03 Jul 2020 01:13
  • Home
  • Ragam
  • 1 dari 40 TKI Ilegal tujuan Batubara meninggal. Tongkang sempat ditangkap namun dilepas Tentara Malaysia

1 dari 40 TKI Ilegal tujuan Batubara meninggal. Tongkang sempat ditangkap namun dilepas Tentara Malaysia

Batubara (utamanews.com)
Oleh: Muchlis Aci
Rabu, 27 Mei 2020 05:37
Istimewa
Kepala Dinas Perhubungan Batu Bara Jonis Marpaung.
Beredar kabar ada TKI Ilegal yang berasal dari Batu Bara meninggal dunia di dalam kapal tongkang yang membawa sekitar 40 orang TKI Ilegal dari Malaysia

Terkait beredarnya Informasi itu, Utamanews langsung mengkontak anggota Gugus Tugas Covid-19 yang membidangi Penyiapan Potensi Sumberdaya (PPS) yaitu Kepala Dinas Perhubungan Batu Bara Jonis Marpaung. 

"Untuk sementara, informasi itu benar bahwa ada kapal tongkang membawa TKI Ilegal dari Malaysia sekitar 40 orang, satu meninggal dunia," kata Jonis Marpaung saat dihubungi lewat handphonenya, pada Selasa (26/5/2020) sekitar pukul 17:38 Wib sore. 

Kemudian Jonis menceritakan kronologis singkat peristiwa itu. "Pada awalnya saya sudah berkoordinasi dengan Lanal TBA (Tanjung Balai Asahan) a.n. Wahyudi. Adapun koordinasi yang didapati bahwa ada Kapal Tongkang membawa segerombolan TKI Ilegal dari Malaysia meninggal dunia.


"Untuk sementara kabar yang di terima meninggalnya TKI Ilegal yang berasal dari Batu Bara, diduga mengalami sesak nafas," ujarnya. 

Kapal Tongkang yang bermuatan TKI Ilegal tersebut, berlayar dari Perak Malaysia pada Selasa subuh, yang rencananya akan berlabuh di pesisir pantai Batu Bara. 

Menurut kabar yang diterima oleh Jonis Marpung, saudara Rasyid (Kabid BPBD Batu Bara) ditelpon oleh seseorang yang mengatakan bahwa anaknya meninggal dunia di dalam tongkang.

"Keberadaan kapal tongkang membawa para TKI Ilegal dari Malaysia menuju Batu Bara ini rencananya akan menyandar di pajak Perupuk atau pantai Sejarah, namun keburu dikejar oleh Tentara Diraja Malaysia", tambahnya.

"Pengejaran yang dilakukan Tentara Diraja Malaysia, ketika Tongkang sudah mendekati pulau Salah Namo perairan Batu Bara. Di hari yang sama sekitar pukul 16.00 Wib sore, Kapal Tongkang berhasil digiring kembali ke Perak Malaysia. Lalu setibanya di Perak, TKI tersebut diketahui adalah Almarhum Usman langsung dikafani," ungkap Jonis. 


Sebelumnya, Utamanews belum dapat meyakini kebenaran informasi yang di dapati dari sumber. Keraguan itu muncul ketika ada beberapa sumber pendapatnya berbeda. Namun keraguan itu berubah menjadi terang benderang, setelah kembali mendapat kan informasi Kepala Dinas Perhubungan Batu Bara. 

Pada Selasa, pukul 22:46 Wib malam, Utamanews kembali mengkonfirmasi Jonis Marpaung melalui phone nya. Dirinya mengakui keberadaan Kapal Tongkang yang membawa TKI yang meninggal itu digiring kembali dari Perak Malaysia menuju Batu Bara, dan Gugus Tugas Covid-19 Batu Bara, yakni Aparat Kepolisian Batu Bara, Dishub, Dinkes dan Disnaker sudah standby menunggu Almarhum tersebut. 

Ditanya, pukul berapa Kapal Tongkang itu tiba di Pelabuhan Ujung Boom? Jonis memprediksi akan tiba pada Rabu pagi.

"Sesuai arahan Bupati Zahir, rencananya Almarhum akan di kebumikan di TPC (Tempat Pemakaman-Covid-19) yang berada di lokasi Perkebunan Kwala Gunung, tepanya di samping Kuba Keramat Batu Bara", tambahnya.

"Dan mudah-mudahan warga masyarakat dapat menerima keberadaan almarhum yang nantinya akan dikuburkan di TP-Covid-19 yang sejak awal sudah disediakan oleh Bupati", tutupnya.
Editor: Ade

T#g:BatubaraCovid-19Covid 19malaysiaPDPTKI ilegalTongkang
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2020 21:52

    Tim Pansus Covid-19 DPRDSU Kunker Ke Batu Bara, Hadian: Realokasi Dana Covid Boleh Untuk Fisik

    Tim Pansus Covid-19 DPRD Sumut melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Batu Bara yang diterima Ketua GTPP Covid-19 Batu Bara Ir Zahir, MAP di Posko Covid, Kamis (2/7/2020) Jalan Perintis Kemerdekaan Li

  • Kamis, 02 Jul 2020 21:32

    Akhyar Minta Bantuan & Dukungan Keluarga Besar PD Al Jami'iyatul Washliyah Kota Medan Atasi Covid-19

    Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir  H Akhyar Nasution MSi minta bantuan keluarga besar Pengurus Daerah (PD) Al Jam'iyatul Washliyah guna mengatasi penyebaran Corona Virus Disease 2019

  • Kamis, 02 Jul 2020 17:02

    Penjelasan Lion Air Group Terhadap Penanganan Karyawan Masa Waspada Pandemi Covid-19

    Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) dan anggota afiliasi lainnya member of Lion Air Group 

  • Rabu, 01 Jul 2020 21:21

    Sumut Siapkan Rp500 Miliar Anggaran Penanganan Covid-19 Tahap II

    Memasuki bulan Juli, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mulai menyiapkan anggaran untuk percepatan penanganan Covid-19 tahap II. Jumlahnya tidak jauh berbeda dengan tahap I sekitar R

  • Rabu, 01 Jul 2020 13:01

    Pantang Menyerah, Pangkogabwilhan II Kembali Bagikan Masker Bagi Warga Surabaya

    Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E. dalam upaya mempercepat penanganan Covid-19 di Jawa Timur, kembali membagikan masker gratis di Royal Plaza Jalan A Yani Surabaya, Selasa (30/06/2020

  • Selasa, 30 Jun 2020 21:30

    Kapolda Sumut Resmikan 'Desa Tangguh' Sei Mangkai Cegah Covid-19

    Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi kembali meresmikan Desa Tangguh Sei Mangkai, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara, dalam menangani masalah

  • Selasa, 30 Jun 2020 12:00

    Umar Ingatkan Warga Tebing Tinggi Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

    Walikota Tebing Tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM ingatkan warganya agar tetap mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran covid-19.Hal ini disampaikan Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM kep

  • Senin, 29 Jun 2020 21:59

    Tiga Pilar Desa Wonojati Kec. Jenggawah Kab. Jember, Kawal Pendistribusian BLT Tahap II

    Upaya pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 ini, tidak hanya berfokus pada dampak kesehatan masyarakat saja, namun juga dalam perempatan dampak lain termasuk dampak sosial ekonomi masyarakat, ak

  • Senin, 29 Jun 2020 19:59

    Menuju New Normal, Masyarakat Diingatkan Kebiasaan Baru yang Wajib Diterapkan

    Masa New Normal atau kehidupan baru masyarakat yang produktif dan aman dari Covid-19, sebenarnya tidak berbeda jauh dengan masa pandemi Covid-19 sebelum New Normal. Kebiasaan memperketat protokol kese

  • Senin, 29 Jun 2020 16:39

    Kabar Baik, 2 Warga Sergai Kembali Dinyatakan Sembuh dan Bebas Covid-19

    Warga Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang sembuh dari Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) semakin bertambah. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Drs. H. Akmal, M.Si saat ditemu

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak