Kamis, 30 Apr 2026

Saleh Partaonan Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Tradisional

Palas (utamanews.com)
Oleh: Sofyan Siregar Kamis, 12 Jul 2018 18:42
Wakil Ketua Komisi IX, Saleh Partaonan fhoto bersama dengan mitra kerja usai sosialisasi pelayanan kesehatan tradisional, di Desa Ujung Batu IV Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kamis (12/7).
 Sofyan

Wakil Ketua Komisi IX, Saleh Partaonan fhoto bersama dengan mitra kerja usai sosialisasi pelayanan kesehatan tradisional, di Desa Ujung Batu IV Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kamis (12/7).

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Dr Saleh Partaonan Daulay MAg MHum MA menggelar kegiatan Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Tradisional dengan Mitra Kerja di Desa Ujung Batu IV Kecamatan Hutaraja Tinggi Kabupaten Padang Lawas, Kamis (12/7/2018).

Saleh Partaonan mengingatkan kembali perlunya kesehatan, salah satunya dengan menghidupkan pelayanan kesehatan tradisional. 

Katanya, pelayanan kesehatan tradisional memang sudah lama ada dan menjadi kearifan lokal masyarakat. Bahkan, sudah turun temurun dari orangtua dulu. Seperti obat-obatan jamu. "Obat-obatan jamu sebetulnya harus dilestarikan. Itu kekayaan kita yang belum tentu dimiliki daerah dan bangsa lain. Supaya dilestarikan ke depan," kata putra kelahiran Padang Lawas ini.

"Kenapa pemerintah ingin menghidupkan pelayanan kesehatan tradisional, karena pemerintah belum tentu bisa melayani kesehatan masyarakat sepenuhnya", ungkapnya. 
"Seperti di Ujung Batu IV belum ada Pustu, itu kemungkinan karena anggaran yang sangat minim. Makanya disosilisasikan hidup gerakan masyarakat sehat, seperti pelayanan kesehatan tradisional, "terang legislator asal PAN ini. 

Lebih jauh dikatakan, pemerintah tidak akan memiliki uang yang cukup untuk pelayanan kesehatan masyarakat seluruhnya. Digambarkan, anggaran kesehatan untuk tahun 2019 sebesar Rp 60 Triliun. Sebanyak 26 triluan peruntukannya untuk anggaran BPJS kesehetan gratis dengan peserta sebanyak 107 juta orang. "Itupun, setiap tahun pihak BPJS kesehatan rugi, karena masyarakat banyak yang sakit dan berobat," paparnya lagi.
"Karena itu, pemerintah mensosialisasi pola hidup sehat, gerakan masyarakat sehat, dan pelayanan kesehatan tradisional," lanjutnya.

Sementara, Kepala Desa Ujung Batu IV idham Halik  mengatakan, di Ujung Batu IV memang masih ada masalah terkait kesehatan. Fasilitas kesehan belum ada. Di sisi lain, masyarakat masih ada yang belum punya jamban. "Mudah-mudahan, Pak Saleh tidak bosan ke sini dan bisa berkelanjutan untuk tahun-tahun ke depan" kata Idham.

produk kecantikan untuk pria wanita
Hal senada disampaikan Sekcam Hutaraja Tinggi H Daryono. Ia mengungkapkan terimakasih atas kesediaan Saleh Partaonan hadir di Ujung Batu IV. "Hanya pak Saleh Partaonan Daulay saja yang mau berkunjung ke Ujung Batu IV ini, nanti kami berharap lagi perhatiannya dari pusat," kata Daryono.

Acara yang dirangkai dengan dialog ini tampak dihadiri juga oleh Kadis Kesehatan Palas Hj Leli Ramayulis SKM, Kasubdit Yankestra Komplementer Kemenkes RI Dr Yuniati Situmorang MKes dan staf dari Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisional, Ratri Ariani SKM, MSi, dr Dewi Chadra, dr Amsal AMRI, Nurmalis S Sos MSi, dan Tuti Hastuti SAP. tak ketinggalan juga, dihadirkan  tukang jamu tradisional Palas, dengan merek Putri Palas yang merupakan Jamu asli Tran Aliaga ini. 

Kadis Kesehatan Palas Hj Leli Ramayulis SKM mengatakan, Saleh Partaonan sudah banyak membawa program dari pusat khususnya dana kesehatan. Bahkan,  tahun ini Padang Lawas mendapat anggaran Rp 11 Milyar untuk Pembagunan UGD RSUD dan rehab Pustu atas aspirasi Saleh Partaonan. 

Editor: Adjie
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️